FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Lion Air Akan Tempuh Jalur Hukum Terhadap Penyebar Hoaks Rapid Test

 

Sugawa.id – Baru-baru ini, di media sosial beredar kabar bahwa rapid test bagi
penumpang maskapai Lion Air Group, dilakukan tanpa pengambilan darah.

Atas informasi yang beredar tersebut, Lion Air Group membantah keras.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2020), Lion Air Group menegaskan, informasi yang menyatakan layanan uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)) bagi penumpang Lion Air Group, yang dilakukan tanpa pengecekan dan pengambilan darah, adalah tidak benar.

Terkait adanya penyebaran informasi yang tendensius, menyesatkan dan menyudutkan perusahaan, Lion Air Group sudah mempelajari dan sedang menentukan langkah-langkah berikutnya.

Lion Air Group akan memproses dan melaporkan kepada pihak kepolisian untuk menentukan kebenaran dari informasi yang berkembang tersebut.

Lion Air menegaskan, dalam pelaksanaan Rapid Test Covid-19, Lion Air bekerja sama dengan Klinik Lion Air Medika dan dilakukan sesuai standar prosedur, mengikuti rekomendasi dari protokol kesehatan serta berdasarkan pengawasan ketat tim medis.

Tenaga medis yang bertugas akan membersihkan area pengambilan darah dengan cairan antiseptik guna mencegah infeksi atau membunuh kuman.
Metode lain, pengambilan darah juga dilakukan dengan menusukkan jarum di ujung jari (seperti tes golongan darah). Darah yang diambil (sampel) dari penusukan diteteskan pada alat. Hasil Rapid Test Covid-19 akan keluar dalam waktu beberapa menit.

Rapid Test Covid-19 tetap mempergunakan sampel darah dengan tujuan utama mendeteksi kadar antibodi imunoglobulin terhadap virus dalam tubuh. Hal ini dilakukan sebagai skrining awal infeksi virus corona pada orang yang berisiko tinggi serta salah satu upaya Lion Air Group mencegah penyebaran Covid-19 dalam penerbangan.

Dalam bekerja, tenaga medis yang melayani calon penumpang dilengkapi alat pelindung diri, antara lain masker, pelindung wajah (face shield), cairan pembunuh kuman (hand sanitizer) dan lainnya.

Lion Air Group menegaskan, tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Covid-19. Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta komitmen Lion Air Group dalam beroperasi yang mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta upaya agar tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

Lion Air Group menjalankan fasilitas Rapid Test Covid-19 berdasarkan rekomendasi yang diberikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Surat Menteri Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI Nomor AJ.001/1/12 PHB 2020 tentang Peningkatan Pelayanan Perjalanan Orang.

Sebelumnya, Lion Air Group melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) untuk uji kesehatan skrining awal dan cepat atau Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kepada setiap penumpang Lion Air Group yang terdiri atas yang terdiri atas Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID).

Kerja sama

Kerja sama antara Lion Air Group dengan menjadi salah satu langkah strategis dalam membangkitkan kembali perekonomian masyarakat Indonesia. Mengingat Lion Air Group menjadi salah penghubung lintas daerah.

Layanan Rapid Test Covid-19 yang sudah berjalan sebelumnya yakni di empat lokasi.

Kesepakatan kerja sama, dilaksanakan di Jakarta yang ditandatangani oleh President Director of Lion Air Group, Edward Sirait bersama Direktur Social Enterprise (DDSE), Guntur Subagja.  

“Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal tersebut sesuai rekomendasi aturan dari regulator dan komitmen Lion Air Group dalam beroperasi dengan mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first). Sekaligus upaya agar tidak menyebabkan penyebaran Covid-19,” ucap Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2020).

Penyediaan layanan Rapid Test Covid-19 sesuai rekomendasi aturan dari regulator yang diberikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Surat Menteri Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI Nomor AJ.001/1/12 PHB 2020 tentang Peningkatan Pelayanan Perjalanan.

Untuk Pelayanan Rapid Test Covid-19, para penumpang Lion Air Group dengan keberangkatan dari Jakarta, dapat mendatangi titik lokasi yang telah ditetapkan sebagai berikut:

1. Kartika Pulo Mas Hospital Dompet Dhuafa

Jl. Pulo Mas Timur K No.2, Kayu Putih, Kec. Pulogadung, Jakarta Timur.

2. Klinik Keluarga Kita

Jl. Serdang Raya No. 16, RT 01/RW 04, Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

3. Klinik Muslimedika

Jl. Tebet Barat I No. 10, RT 04/RW 02, Tebet Barat, Jakarta Selatan.

4. Asri Medika Hospital Dompet Dhuafa

Jl. Citanduy Raya Blok L 11 No. 1, Simpangan, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

5. Asshobirin Hospital Dompet Dhuafa

Jl. Raya Serpong No 9, RT 11/RW 08, Pondok Jagung, Tangerang, Banten,

“Masyarakat harus mengikuti protokol pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19. Masyarakat diharuskan mengikuti aturan pemerintah. Kami menyadari untuk melakukan repid test diri agar virus Corona tidak meluas dan pandemi Covid-19 di Indonesia terhenti. Apa yang sedang terjadi kepada masyarakat Indonesia tidak bisa dientaskan oleh segelintir pihak. Pandemi tersebut terlalu besar untuk diatasi sendiri. Dibutuhkan semangat gotong-royong dan welas asih untuk bisa melalui semuanya. DDSE juga terbuka bagi siapapun yang ingin berkolaborasi untuk menangani masalah tersebut bersama-sama,” ucap Guntur Subagja, Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE).

DDSE bersama mitra-relawan, donatur dan cabang kantor di seluruh Indonesia, terdorong untuk membantu masyarakat yang terdampak langsung maupun tidak langsung akibat wabah tersebut. Penularan virus yang amat cepat, membuat jumlah pasien yang terinfeksi Corona semakin meningkat. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan mampu menekan angka persebaran virus Corona dan kembali membangkitkan perekonomian di seluruh penjuru negeri.

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama hampir 27 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.
(gas)

Share :