FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Karyawan Tak Berkantor Digaji, Pengawas PDAM Depok Minta Dikroscek

PDAM Tirta Asasta Kota Depok. (foto: pdamdepok.co.id)

 

Sugawa.id – Pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok berinitial IM, disebut tetap digaji meski tak masuk kantor sejak 2018 lalu. Sebuah sumber menyebutkan pegawai itu sudah tidak masuk kantor sejak 2018 lalu hingga kini. Namun, perusahaan plat merah itu tidak melakukan memberikan sanksi kepada pegawai tersebut.

Ketika dikonfirmasi kepada Humas PDAM Tirta Asasta Kota Depok Imas Dyah Pitaloka terkait persoalan itu malahan berdalih dirinya sedang work from home (WFH) lantaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19.

“Saya lagi work from home (WFH). Ada bawahan saya di kantor,” ucap Imas saat dikonfirmasi melalui jejaring sosial What’sapp, Kamis (4/6/2020).

Hal yang sama juga diutarakan Manager Pengadaan PDAM Tirta Asasta Kota Depok Cepi Dorojatun. Menurutnya, untuk mengetahui persoalan tersebut adalah wewenang bagian sumber daya manusia (SDM) PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Sebab bagian tersebut dinilai mengetahui persoalan itu. “Ke bagian SDM bang. Plt-nya Pak Asep Wardana,” katanya.

Karena tak menemui jawaban secara rinci terkait permasalahan tersebut, Ketua Pengawas PDAM Tirta Asasta Kota Depok yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono meminta terlebih dahulu dilakukan pengecekan mengenai persoalan yang dimaksud apakah pegawai itu masih ada atau tidak ke beberapa bagian di PDAM Tirta Asasta Kota Depok. 

Mulai dari bagian SDM, Keuangan dan Satuan Pengawas Internal (SPI) PDAM Tirta Asasta Kota Depok. “Mohon dicek ke bagian-bagian tersebut ya mas supaya tidak ada kesimpangsiuran,” tandasnya. (ter)

Share :