FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Hotel dan Restoran Tangerang Dapat Bantuan Hibah Pariwisata

Hibah Pariwisata ok

Sugawa.id– Pemkab Tangerang memberikan bantuan hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara simbolis kepada industri hotel dan restoran di Kabupaten Tangerang. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Gedung Serba Guna Kabupaten Tangerang, Senin (28/12/20).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya Dan Pariwisata Kabupaten Tangerang Surya Wijaya mengatakan, Penetapan penerima bantuan hibah pariwisata tersebut berdasarkan SK Bupati Tangerang Nomor: 902/Kep.1076-huk/2020. tanggal 22 Desember 2020, dan sesuai syarat petunjuk teknis dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Bantuan hibah ini disalurkan kepada industri hotel dan restoran yang memiliki tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) dan taat membayar pajak hotel dan restoran (PHPR). Ada 13 hotel dan 110 restoran yang menerima bantuan tersebut. Semoga bantuan ini bisa menjadi suntikan kelangsungan usaha hotel dan restoran yang terdampak Covid-19,” kata Surya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha hotel dan restoran yang selama ini telah mematuhi untuk membayar pajak hotel dan restoran, maka hibah pariwisata ini juga merupakan rewards bagi industri hotel dan restoran yang dialokasikan secara proporsional sesuai kontribusi kepatuhan membayar pajak hotel restoran yang selama ini menyokong PAD.

“Saya harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan hotel dan restoran terutama untuk operasional usaha hotel dan restoran sehingga bisa bertahan dan bangkit sehingga bisa meminimalisir terjadinya PHK mengingat industri hotel dan restoran merupakan industri padat karya yang turut membantu program pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang,” kata Zaki.

Bupati juga berharap program CHSI pariwisata yang beberapa waktu lalu disosialisasikan dapat benar-benar diimplementasikan oleh para pelaku usaha pariwisata sehingga terbentuk rasa percaya dan aman dari publik tentang penerapan protokol kesehatan.(wib)

Share :