FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Diawasi OJK, Bank Banten Jamin Tak Ada Kredit Fiktif

Direksi Bank Banten kala RPUPS LB. (sugawa.id)

Sugawa.id – Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten menyatakan semua laporan keuangan Bank Banten diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Jadi tudingan adanya kredit fiktif sekitar Rp150 miliar seperti yang diberitakan tidak benar.

“Kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Bank Banten setiap tahunnya mengalami perbaikan dan ini merupakan bukti hasil kinerja Bank Banten dalam mengatasi kredit bermasalah. Rasio kredit bermasalah Bank Banten tahun 2019 terus membaik seiring dengan penurunan portofolio kredit UMKM, dan ekspansi kredit konsumer yang memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan pendapatan bunga perseroan semenjak bertransformasi menjadi Bank Pembangunan Daerah,” ujar Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa dalam keterangan persnya, Selasa (4/8/2020).

Menurut Fahmi, adapun indikator perbaikan kinerja Bank Banten pasca akuisisi Bank Pundi terdiri atas NPL gross yang pada 2018 sebesar 5,90 persen turun pada 2019 menjadi 5,01 persen. Sedangkan NPL Net tercatat dari 4,92 persen pada 2018 menjadi 4,01 persen di 2019. Sebagaimana perbankan lainnya yang berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Banten pun senantiasa patuh dan bergerak dalam kerangka tata kelola perusahaan yang baik, serta menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi.

“Jadi kami menjamin dan memastikan bahwa kredit fiktif ataupun pemalsuan laporan kredit di Bank Banten itu tidak ada. Turunnya NPL Bank Banten 2019 murni dari hasil upaya manajemen dalam melakukan perbaikan kinerja Bank Banten pasca akuisisi dari Bank Pundi. Upaya-upaya perbaikan kinerja keuangan Bank Banten telah berhasil dicatatkan karena senantiasa patuh dan berlandaskan dengan kerangka tata kelola perusahaan yang baik serta menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi,” lanjut Fahmi.

Fahmi mengaku siap memberikan bukti-bukti yang dapat mendukung argumentasi bahwa tak ada rekayasa atau pun kredit fiktif di tubuh Bank Banten. (wib)

Share :