FOKUS :

Darurat Stok Darah, PMI Gelar Gebyar Pekan Kemanusiaan

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menggelar Gebyar Pekan Kemanusiaan Banten Berdonor. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Banten memasuki...

BACK_BANNER_DOG

Damri Siapkan 2.224 Bus Sehat untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru

Damri Medan

 

Sugawa.id — Persiapan armada untuk angkutan untuk liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 telah dilakukan oleh Damri. Operasional seluruh bus Damri pada masa libur panjang tersebut mengedepankan protokol kesehatan.

Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Damri, Sandry Pasambuna mengatakan, masyarakat yang ingin berpergian sudah dapat memesan tiket DAMRI melalui Damri Apps, situs tiket.damri.co.id, serta kanal penjualan lainnya.

“Pada masa pandemi, Damri akan menjual tiket dengan kapasitas maksimal hanya 70 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020,” papar Sandry dalam siaran pers, Rabu (25/11/2020).

Sandry menyatakan, armada Damri untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 disiapkan mulai 18 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021. Menurutnya, Damri menyiapkan 2.224 bus sehat melalui serangkaian inspeksi keselamatan.

Sandry mengatakan, ada ribuan busyang nantinya akan melayani perjalanan dari berbagai kota seperti Stasiun Gambir–Lampung, Jakarta–Surabaya, Kemayoran–Wonosobo, Kuningan–Cicaheum, Palangkaraya-Pangkalanbun, Pontianak–Pangkalanbun, Surabaya–Bali dan kota-kota lainnya.

Sandry memastikan, seluruh operasional bus Damri di Indonesia telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengedepankan D5K yaitu Ketepatan, Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan, serta Kesehatan Penumpang dan Pramudi.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Damri berkomitmen menerapkan protokol kesehatan yang dibuktikan dengan perolehan sertifikat ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang telah disertifikasi oleh Badan Sertifikasi TUV Rheinland Indonesia.

Damri juga memperketat pelaksanaan protokol kesehatan dengan memastikan pengaturan jaga jarak penumpang di dalam Bus Sehat (physical distancing), memastikan pelanggan dalam keadaan sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), wajib menggunakan masker, mengukur suhu tubuh maksimal 37,3 derajat Celcius, serta mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum masuk bus.

Adapun persyaratan yang wajib dilakukan penumpang adalah dengan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas. (gas)

Share :