FOKUS :

Langkah Polri Tangkap Penimbun Masker di Sejumlah Daerah

Sugawa.id – Maraknya aksi penimbunan masker berhasil dibongkar jajaran kepolisian dalam beberapa hari berselang. Sejumlah kasus penggerebekan pelaku dan pembongkaran...

Banner DUKA CITA SUGAWA

Bogasari Raih Penghargaan Industri Hijau 

WhatsApp Image 2019-12-17 at 15.41.22

JAKARTA- Untuk pertama kalinya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari berhasil meraih  penghargaan Industri Hijau. Penghargaan ini diberikan kepada Bogasari untuk pabrik yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia.  

“Bagi Bogasari, penghargaan ini membuktikan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada profit, tapi juga memberi benefit bagi lingkungan, karyawan dan masyarakat sekitar. Selain itu, pengharagaan ini juga menjadi simbol bahwa Bogasari telah menerapkan industri yang mampu berporduksi secara efektif dan efesien dalam menggunakan sumber daya alam dan sumber daya manusia” ucap Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma dalam acara penyerahan Penghargaan Industri Hijau, di Kantor Kemenperin, Senin (16/12/2019).

Dia juga menyatakan, Bogasari menjamin tidak ada limbah buang dari hasil produksi yang dapat merusak lingkungan di dalam pabrik ataupun di lingkungan sekitar pabrik. “Bogasari telah menjalankan sistem FIFO (First in First Out) dalam penanganan material in put utama kita yaitu gandum. Dengan demikian seluruh bahan baku yang kita gunakan 100% menjadi produk dan tidak ada waste production,” jelas Erwin.

Program penghargaan yang dilakukan Kemenperin ini baru mulai tahun 2017 dan merupakan apresiasi terhadap perusahaan yang telah menerapkan Prinsip Industri Hijau dalam proses produksinya. Bogasari baru tahun ini mendaftarkan dan langsung berhasil meraih penghargaan. Penyerahan penghargaan dilakukan Sekertaris Jendral Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono. 

Yang menerima penghargaan untuk Bogasari adalah Donald Wisbar sebagai koordinator Sistem Management Energy & Sustainability.

“Penghargaan ini sangat penting dan perlu untuk menjaga komitmen setiap korporasi dalam hal industry dengan konsep Go Green. Karena itu Bogasari berharap di tahun berikutnya 3 pabrik lainnya yakni Surabaya, Bekasi dan Tangerang mampu meraih penghargaan dari Kemenperin ini,”  ujar Erwin.

Lebih jauh Erwin Sudharma memaparkan, Bogasari telah melaksanakan 4R (Reuse, Reduce, Recycle, dan Recovery) dalam proses produksinya. Misalnya saja, debu dari proses transportasi bisa dijadikan produk yang bernilai jual yaitu berupa pellet. 

“Tak hanya itu, Bogasari menjadi pabrik tepung terigu pertama dan satu-satunya saat ini di Indonesia yang sudah menggunakan kemasan biodegradable yang dalam 2 tahun mudah terurai di tanah, untuk kemasan terigu ukuran 25 kg. Sedangkan untuk kemasan 1 kg dan 5 kg, Bogasari sudah memulai program penurunan ketebalan kemasan plastik,” tambah Erwin.  

Dalam hal penghematan energi dan air, Bogasari juga mempunyai fasilitas water recycle yaitu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik dan Rain Harvesting, serta telah menjalankan sistem management energy yang terstandarisasi ISO 50001. 

Bogasari juga sudah melakukan pembibitan mangrove dan pengolahan kompos dari sampah organik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai kegiatan CSR yang memberdayakan warga sekitar juga dilakukan sebagai bentuk kontribusi terhadap lingkungan sekitar perusahaan. Berbagai pelatihan juga terus dilakukan untuk menunjang program SDM unggul. 

Sementara itu, Sekretaris Jendral Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono dalam sambutannya mengatakan, pemberian penghargaan ini memberikan manfaat yang cukup signifikan pada proses produksi. Berdasarkan assasment tahun 2018, dapat dihitung total penghamatan energi sebesar Rp 3,5 triliun dan penghematan air sebesar Rp 230 miliar. Penghematan tersebut, membantu komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas buang sebesar 29 persen. 

Tahun 2019 ini, sebanyak 138 industri mendapatkan penghargaan Industri Hijau Tahun 2019 yang terbagi atas industri kecil, sedang, dan menengah. Dari 5 level penghargaan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Divisi Bogasari menduduki level 4 bersama 52 perusahan lainnya. (Wib)

Share :