FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Bendung Pamarayan Lama Dijadikan Kawasan Wisata Unggulan

WhatsApp Image 2020-08-14 at 19.51.15

Sosialisasi Desa Wisata dan Benda Cagar Budaya di area Bendungan Pamarayan Lama (Humas Pemkab Serang)

 

Sugawa.id –  Bendung Pamarayan Lama di Kecamatan Pamarayan bakal dijadikan kawasan wisata unggulan. Sehingga destinasi wisata yang ada di Kabupaten Serang kian beragam. 

“Kita akan dorong obyek wisata unggulan agar obyek wisata kita ini lebih beragam, karena kita sudah punya obyek wisata pantai, pegunungan, dan wisata religi. Sekarang kita punya wisata peninggalan sejarah pada zaman Belanda,” ujar Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa di sela-sela acara Sosialisasi Desa Wisata dan Benda Cagar Budaya di area Bendungan Pamarayan Lama, Jumat (14/8/2020).

Pandji menuturkan Bendungan Pamarayan Lama pada zamannya terbesar di Indonesia dan baru terkalahkan pada tahun 1962 setelah Bendungan Jati Luhur dibangun.

“Disusul Bendungan Gajah Mungkur, Bendungan Cirata, Bendungan Sabuling tapi sampai tahun 1962 (Bendung Pamarayan) ini adalah bendungan terbesar di Indonesia. Makanya ini punya nilai sejarah yang luar biasa,” terangnya.

Guna menunjang destinasti wisata unggulan, sebut Pandji, jalan akses sudah dibenahi dengan dibetonisasi sebagai penunjangnya. Untuk saat ini obyeknya akan dikemas sebagus mungkin agar lebih menarik. “Obyek sudah ada, cuma kemasannya yang akan kita benahi, dan Kali Mati akan dibangun danau buatan dan gubug-gubug agar terlihat indah,” terang Pandji.

Pada dasarnya bendungan ini punya ciri khas yang tak dimiliki daerah lain, bahwa sebelum Nelanda membangun,  Kesultanan Banten sudah memanfaatkan Bendung Pamarayan untuk mengairi irigasi daerah Pontang, Tirtayasa, Tanara bahkan sampai Kecamatan Kramatwatu. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Serang Hamdani menyatakan pihaknya sudah membentuk kelompok warga sadar wisata untuk dilatih bagaimana mempromosikan dan menjadikan pesona area Bendung Pamarayan. “Selain itu juga untuk menginformasikan kepada seluruh masyarakat, karena bagaimana pun ini perlu dukungan penuh masyarakat Pamarayan,” tutur Hamdani.(wib)

Share :