FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Banten Dorong Pelaku UMKM Bertranformasi ke Ekonomi Digital

Andika Kunjungi Pelaku UMKM ok

Wakil Gubernur Andika Hazrumy kunjungi UMKM di Banten. (Humas Pemprov Banten)

Sugawa.id -Pemprov Banten berusaha memberikan bantuan kepada pelaku UMKM di wilayahnya. Apalagi data Badan Ekonomi Kreatif RI menunjukkan bahwa Banten adalah pengekspor ekonomi kreatif ketiga terbesar secara nasional. Salah satu langkah yang diberikan Pemprov Banten adalah melakukan adaptasi teknologi informasi bagi pelaku UMKM agar bertranformasi ke ekonomi digital.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, diperlukan stimulus ekonomi khususnya bagi pelaku UMKM di seluruh sentra produksi Provinsi Banten. Termasuk juga bantuan adaptasi teknologi informasi bagi pelaku UMKM dengan mendorong pelaku UMKM melakukan tranformasi ke ekonomi digital,” ungkap Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam telekonferensi Launching Bulan Layanan Digital & Mandiri Festival Belanja Banten, Rabu, (14/10/2020).

Dikatakan, kemitraan antara pemerintah daerah dan dunia usaha, sektor perbankan, perusahaan telekomunikasi, dan media massa perlu terus dikembangkan demi menyukseskan Program UMKM Go Digital di Provinsi Banten.

“Provinsi Banten memiliki berbagai komoditas unggulan khususnya pada sektor pertanian dan industri kreatif yang sangat potensial. Khususnya subsektor fashion, kuliner, dan kerajinan tangan,” ungkapnya.

Andika menyatakan, Pemprov Banten saat ini tengah mengembangkan sektor agribisnis sebagai sektor unggulan dengan mengoptimalkan dukungan rantai pasok produk-produk unggulan agribisnis di Provinsi Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Karena itu, peningkatan layanan digital diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan rantai pasok komoditas pertanian Banten untuk bertranformasi dalam pemasaran produk pertanian Banten ke dalam ekonomi digital.

Menurutnya, Banten memiliki banyak produk UMKM dan sentra-sentra produksi yang menghasilkan berbagai produk unggulan seperti sentra pembuatan tas di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, sentra pembuatan emping melinjo di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang dan sentra perajin gula aren di sejumlah desa di Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak.

Lebih jauh Wagub berharap dengan peresmian Bulan Layanan Digital dan Mandiri Festival Belanja Banten ini dapat meningkatkan geliat perekonomian daerah khususnya sektor UMKM di Provinsi Banten. Untuk diketahui, acara ini digelar Bank Mandiri dalam rangka memperkuat lini layanan dan produk perbankan digital untuk meningkatkan pemanfaatan dan membudayakan kebiasaan bertransaksi secara online di masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19. Inisiatif pengembangan layanan perbankan digital ini diklaim merupakan salah satu bentuk dukungan perseroan kepada agenda pemulihan ekonomi nasional, maupun lokal.(wib)

Share :