FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Bank Banten Dukung Program Penyetoran Pajak SP2D Online

Direktur Bank Banten Jaja Jarkasih (kiri) berfoto bersama Direktur Pengelolaan Kas Negara Didyk Choiroel (kedua kiri), Direktur Jenderal Perbendaharaan (kedua kanan) dan Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo (kanan) di acara Kick Off Meeting Uji Coba Penyetoran Pajak Ke Kas Negara yang Terintegrasi dengan Pencairan Dana Belanja Daerah (SP2D Online). Dok Foto : Bank Banten.

Sugawa.id – Direktur Bank Banten Jaja Jarkasih mendapatkan kesempatan menghadiri Kick Off Meeting Uji Coba Penyetoran Pajak ke Kas Negara yang terintegrasi dengan Pencairan Belanja Daerah (SP2D Online) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI.

Dalam arahannya Dirjen Perbendaharaan Andin Hadiyanto menyatakan sebagai alat dalam membangun bangsa dan menyejahterakan masyarakat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus diupayakan semaksimal mungkin untuk dicukupi dari penerimaan negara. Jumlah Belanja Negara dalam Postur APBN 2020 sebesar Rp 2.540,4 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.683,5 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa berjumlah Rp 856,9 triliun. Jumlah belanja negara tersebut dibiayai dari pendapatan negara sebesar Rp 2.233,2 triliun, dan penerimaan perpajakan menyumbang 83,5 persen dari total pendapatan negara.

Dikatakan, SP2D Online merupakan upaya modernisasi sistem penerimaan negara yang memenuhi tiga tuntutan modernisasi sistem penerimaan negara yaitu sisi ketepatan waktu, kemudahan bagi penyetor dan adaptasi perubahan teknologi informasi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bank Banten telah menerapkan SP2D online untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan pengelolaan keuangan daerah. “Bank Banten sudah bekerja sama dengan BPKAD Provinsi Banten sejak 2018 untuk menerapkan SP2D Online. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung terwujudnya good governance dan clean government dalam penyelenggaraan otonomi daerah,” kata Direktur Bank Banten Jaja Jarkasih dalam siaran pers yang diterima Sugawa.id, Sabtu (1/2/2020).

Dikatakan, Penyetoran Pajak ke Kas Negara yang terintegrasi dengan pencairan Dana Belanja Daerah (SP2D Online) akan memberikan manfaat lebih dari sisi akselerasi penerimaan negara dan peningkatan kanal elektronik. Hal tersebut akan membuat pencairan belanja daerah menjadi lebih cepat, realtime dan online serta menghindari keterlambatan penyetoran pajak.

“Penggunaan system elektronik akan meningkatkan transaksi non tunai dan mempercepat penerapan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sehingga dapat meningkatkan tata kelola keuangan daerah,” katanya. (wib).

Share :