FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Wali Kota Depok Tidak Libatkan Sekda Pemulangan Kadiskominfo, Sidik : Lapor ke KASN

Moh Idris ok

Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad. (foto:dok/sugawa)

 

Sugawa.id- Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad tidak melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) terkait pemulangan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Depok Sidik Mulyono ke tempat asalnya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta. Sebelumnya, Sidik berstatus titipan di kota penyangga Jakarta itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono membenarkan Sidik Mulyono telah dipulangkan ke instansi induknya (BPPT) Jakarta, tempat asalnya kerja. Namun, pemulangan tersebut Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Shomad tanpa melibatkannya sebagai pembina ASN tertinggi.

“Harusnya Wali Kota mengajak saya terkait persoalan ini (pemulangan Sidik-Red). Kan jabatan sekda itu adalah paling tinggi dalam pola karir ASN di daerah dan memiliki fungsi sebagai pembina,” singkatnya

Seperti diketahui Sidik Mulyono dikembalikan ke tempat asalnya berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor: 800/3371/BKPSDM tanggal 25 Februari 2020. 

Dalam surat tersebut juga menerangkan, Sidik yang bertugas dan berstatus titipan terhitung 22 Mei 2020 tidak lagi sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok. “Sidik yang saat ini berstatus titipan kami kembalikan ke unit kerja asalnya BPPT,” ucap Idris. 

Sidik diangkat sebagai Kadiskominfo Kota Depok terhitung 22 Mei 2017 berdasarkan surat Nomor: 824.4/1811/BKPSDM tanggal 24 Mei 2017. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala BPPT yang telah memberikan izin penugasan diperkerjakan kepada Sidik Mulyono melalui surat Nomor B-236/KA.BPPT/SD/KP01.01/06/2017 tanggal 19 Juni 2017,” katanya. 

Pemulangan Sidik, kata Idris, berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor: 35 Tahun 2018 tentang Penugasan Pegawai Negeri Sipil pada intansi pemerintah dan di luar intansi pemerintah serta Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi. “Itulah landasan kami untuk pulangkan Sidik Mulyono ke BPPT,” terangnya. 

Menyikapi keputusan tersebut, Sidik Mulyono melayangkan surat kepada Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) lantaran pemulangan dirinya ke BPPT dilakukan sepihak dan tak sesuai dengan ketentuan. 

“Surat yang dikeluarkan Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad secara sepihak dan tak diketahui pejabat berwenang yaitu Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono.

Selain itu Kota Depok sedang melaksanakan proses Pilkada, sehingga berkaitan dengan pengangkatan dan pemberhentian harus mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri,” imbuh Sidik dalam surat yang ditujukan ke KASN di Jakarta pada 5 Maret 2020. (fer)

Share :