FOKUS :

Selama Pandemi Covid-19, Gugatan Cerai di Depok Lebih Banyak

Pengadilan Agama (PA) Kota Depok, Jawa Barat. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Pandemi Covid-19 tampaknya bukan hanya mempengaruhi perekonomian. Namun,...

BACK_BANNER_DOG

Wali Kota Depok Akan Dilantik Secara Virtual

Pleno

Pleno KPU Depok soal kemenangan Mohammad Sholeh. (Foto: Ist)

 

Sugawa.id – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih dipastikan akan dilantik pada 26 Februari 2021.

Sekretariat Daerah Kota Depok Muchsin Mawardi mengutarakan, bahwa pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yakni Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono akan dilaksanakan secara virtual atau online. 

Nantinya, pelantikan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. “Soal teknisnya seperti apa akan ada surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Masukan dari Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik ialah pelantikan diselenggarakan secara virtual. Jadi Gubernur Jawa Barat melantik dari Gedung Sate sedangkan Pak Idris dan Pak Imam tetap di Depok,” kata Muchsin kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Muchsin mengatakan, pelaksanaan pelantikan secara virtual ini dilakukan lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19. Sebab, apabila pelantikan dilakukan secara langsung dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru.  

“Dikhawatirkan bila kepala daerah terpilih membawa rombongan dapat menyebabkan kerumunan. Bayangkan saja, apabila satu daerah membawa rombongan 100 orang, dan ada delapan kepala daerah yang dilantik, maka ada 800 orang di sana (Gedung Sate). Itulah yang menjadi pertimbangan Kemendagri melakukan pelantikan secara virtual,” ungkapnya. 

Sebelumnya, Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik menuturkan, pihaknya akan melantik 122 kepala daerah pemenang Pilkada 2020 pada Jumat, 26 Februari 2021. 

“Nanti akan kita lantik di bulan Februari. Insya Allah rencana awal tanggal 26. Kami ingin mengatakan, UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, mengutamakan semangat keserentakan. Kami memastikan pelantikan nanti kita laksanakan secara serentak dan bertahap,” tutur Akmal, Rabu (17/2/2021).

Ratusan daerah yang akan dilantik ini merupakan daerah yang tidak memiliki sengketa di Mahkamah Kontitusi (MK). (ter)


Share :