FOKUS :

Langkah Polri Tangkap Penimbun Masker di Sejumlah Daerah

Sugawa.id – Maraknya aksi penimbunan masker berhasil dibongkar jajaran kepolisian dalam beberapa hari berselang. Sejumlah kasus penggerebekan pelaku dan pembongkaran...

Banner DUKA CITA SUGAWA

Usai Diteror, Kediaman Ketua Umum PA 212 Tak Dipasang Garis Polisi

Rumah Slamet ok

Rumah Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif di Jalan Gatot Kaca RT08/03 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok tidak dipolice line pasca mendapat teror. Dok Foto : Janter/sugawa.id.

Sugawa.id – Usai mendapat teror pelemparan batu oleh orang tak dikenal, kediaman Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif di Jalan Gatot Kaca RT08/03 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok telah diperbaiki. Namun di lokasi kejadian tak terlihat garis polisi.

“Waktu kejadian kaca jendela pecah banyak berserakan di lantai. Batu yang ditimpukkan sama pelaku pun masih ada di TKP, namun sekarang sudah dirapikan sama tukang beserta Pak Slamet Maarif,” ujar Iyusnah (59), tetangga korban, Selasa (18/2/2020).

Sedangkan di lokasi kejadian perkara, Bhabinkamtibmas Harjamukti Bripka Agus Winangun membenarkan kalau kediaman Slamet Maarif yang diteror oleh orang tak dikenal tak dipasang garis polisi.  “Jendela yang rusak sudah diperbaiki dan rumah Ustad Slamet nggak dipasang garis polisi. Tadi Kasat Reskrim Polres Depok dan Kanit Reskrim Polsek Cimanggis telah datang dan sudah pergi lagi,” katanya.

Perlu diketahui, Police line atau garis polisi adalah perlengkapan wajib untuk menjaga situasi di TKP agar tak berubah saat terjadi suatu peristiwa pidana. Sebab garis polisi memiliki peran penting untuk menjaga status quo di TKP. Garis polisi juga menjadi batasan terhadap suatu area yang tidak boleh dimasuki oleh semua orang, kecuali orang-orang yang telah ditentukan oleh undang -undang. Pemasangan garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) merupakan Standar Oprasional Prosedur (SOP) karena hal tersebut merupakan salah satu bagian dari proses penyelidikan.

Kapolsek Cimanggis Komisaris Effendy tak menjawab konfirmasi yang dilayangkan wartawan melalui pesan elektronik terkait pemasangan police line tersebut. Namun sebelumnya yang bersangkutan sempat membenarkan peristiwa penyerangan terhadap rumah Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 itu. “Masih diselidiki,” ujar Effendy singkat.(ter)

Share :