FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Urus jenazah Corona, RS Depok Diduga Pungut Biaya Puluhan Juta

Pemakaman jenazah korban covid-19. (foto: nu)

 

Sugawa.id – Rumah Sakit di Kota Depok diduga memungut dana puluhan juta untuk ambulans dan pemakaman jenazah korban covid-19. Parahnya lagi untuk jalani rapid test atau tes cepat di rumah sakit tersebut juga dikenai biaya.

“Saya dapat informasi tersebut setelah melakukan monitoring di RS wilayah Pancoranmas dan Sawangan, Kota Depok, “kata Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok Roy Pangharapan kepada wartawan di Depok, Jumat (1/5).

Roy mengatakan, pemungutan biaya itu cukup memberatkan sekali kepada masyarakat.”Bilangnya, dana sebesar Rp10 juta-Rp15 juta itu untuk ambulans dan pemakaman jenazah,”ujar Roy.

Selain itu, lanjut Roy, orang yang menjalani rapid test atau tes cepat di RS wilayah tersebut juga dipunggut sebesar Rp400 ribu. “Saya bingung kenapa Pemerintah Kota Depok tidak menindaklanjuti kasus ini. Bahkan tak mau dampingi keluarga korban untuk audensi ke RS yang melakukan punggutan. Kan Pemerintah Pusat udah anggaran, tapi kenapa masalah ini tetap terjadi,”tegasnya.

Menurut Roy, seharusnya Pemkot Depok mengambil langkah membebaskan biaya rapid test di seluruh RS wilayahnya. “Pemkot harus membantu RS swasta yang telah mendiagnosa warganya,” imbuhnya. 

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok Rani Martina menyatakan pihaknya harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita. “Maaf ya saya belum bisa memberi penjelasan karena belum lapor kepala dinas dan menelusuri rumah sakit yang bersangkutan,” kilahnya. (ter)

Share :