FOKUS :

Langkah Polri Tangkap Penimbun Masker di Sejumlah Daerah

Sugawa.id – Maraknya aksi penimbunan masker berhasil dibongkar jajaran kepolisian dalam beberapa hari berselang. Sejumlah kasus penggerebekan pelaku dan pembongkaran...

Banner DUKA CITA SUGAWA

Terkait Corona, Ombudsman Sarankan Mall dan Tempat Wisata Banten Ditutup

Dedy Irsad ombudsman

Kepala Ombudsman Banten Dedy Irsan. (Dok Foto Sugawa.id)

 

Sugawa.id– Penyebaran virus corona atau Covid 19 di Provinsi Banten kian menguatirkan, menyusul meninggalnya sejumlah pasien corona, dan 20 orang lainnya kini masih dalam perawat di sejumlah rumah sakit berdasarkan data di website kasus terkonfirmasi Covid 19 Pemprov Banten. Bahkan Gubernur sudah menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan meliburkan siswa. Karena itu Ombudsman RI Perwakilan Banten mengimbau kepada seluruh Pemkab/Pemkot di Banten agar menutup sementara tempat wisata dan pusat perbelanjaan.

Apalagi, informasi yang tersiar banyak masyarakat yang memanfaatkan kebijakan pemerintah untuk mengalihkan kegiatan belajar dan kerja di rumah untuk hal lain. Masyarakat banyak yang pergi berlibur ke pantai, bermain ke mall dan lokasi wisata lainnya.

“Jadi di sini peran serta orang tua juga sangat diperlukan untuk menasihati anak-anaknya agar tidak pergi berlibur. Jadi jangan sampai karena diliburkan malah mereka pindah ke tempat lainnya,” ujar Kepala Ombudman Banten Dedy Irsan, Jumat (20/3/2020).

Dia mengatakan, Ombudsman juga mengimbau kepala-kepala daerah di Provinsi Banten untuk sementara menutup tempat wisata dan mall sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. Untuk mengantisipasi potensi kerugian bagi para pelaku usaha pariwisata khususnya bagi usaha kecil dan menengah, diharapkan Pemerintah Daerah, baik Kota maupun Kabupaten di Banten bisa merealokasikan APBD untuk memberi bantuan sementara secara wajar kepada pelaku usaha kecil akibat penutupan tempat keramaian tersebut.

”Agar jangan sampai merugikan salah satu pihak, semua harus mau berkorban, karena memang situasinya sedang tidak normal,” kata Dedy.

Terkait arahan Mendagri Tito Karnavian agar Pemprov Banten tetap melakukan pelayanan publik di tengah proses penanganan KLB Corona. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten Dedy Irsan mengaku sependapat dengan arahan Mendagri.

“Hanya saja perlu disiasati dengan berbagai strategi agar pelayanan publik tetap berjalan. Misalnya dengan menggunakan sistem piket oleh petugas yang melakukan pelayanan,” tukasnya.(ber)

Share :