FOKUS :

Polres Metro Depok Tetapkan Tersangka di Insiden Crane Rubuh 

Polres Metro Depok menetapkan satu orang tersangka dalam peristiwa crane rubuh di proyek PDAM Tirta Asasta Depok. (foto: sugawa.id)  ...

BACK_BANNER_DOG

Terbukti Langgar Aturan Pilkada, Anggota DPRD Depok Didenda Rp 800 Ribu

Anggot DPRD disidang ok

Sugawa.id – Karena terbukti melanggar aturan pilkada terkait tempat kampanye dalam Pilkada Depok, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok Babai Suhaimi dituntut denda sebesar sebesar Rp 800 ribu subsidair dua bulan kurungan. Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Depok Adhi Prasetya dalam sidang yang dilangsungkan secara tatap muka di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Depok, Rabu (23/12/2020).

Humas PN Depok Nanang Herjunanto mengungkapkan, terdakwa Babai Suhaimi yang kini menjabat anggota DPRD Depok dituntut JPU berupa pidana denda Rp 800 ribu subsidair dua bulan kurungan. “Maksudnya kalau denda Rp 800 ribu itu tidak dibayar, baru terdakwa menjalani kurungan selama dua bulan,” kata Nanang.

Dalam surat tuntutan JPU, kata Nanang, terdakwa Babai Suhaimi dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “setiap orang dengan sengaja dalam kampanye dilarang menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan”.

“Perbuatan itu sebagaimana diatur dalam Pasal 69 huruf i jo Pasal 187 Ayat (3) UU RI Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 01 Tahun tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi Undang-Undang dalam Dakwaan Tunggal Jaksa,” ungkapnya.

Nanang menuturkan, perihal barang bukti berupa 1 (satu) keping DVD-R plus yang berisi rekaman suara terdakwa serta kegiatan di Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin RT.002/RW.001 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, 2 (dua) lembar foto Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin RT.002/RW.001 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, dan (3) tiga lembar foto terdakwa saat penyampaian kampanye di dalam Mushola Nurul Huda Jl. H. Nurdin RT.002/RW.001 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, dinyatakan JPU tetap terlampir dalam berkas perkara.

Masih kata Nanang, barang bukti berupa satu botol cairan pencuci piring dengan stiker foto pasangan calon Nomor 01 (Pradi-Afifah) dan foto terdakwa, dinyatakan JPU dirampas untuk dimusnahkan. “Menetapkan supaya terdakwa Babai dibebani biaya perkara sebesar dua ribu rupiah,” tukasnya. (ter)

Share :