FOKUS :

Punya Hubungan Baik Semua Kalangan, Buya Syafii Maarif Ucapkan Selamat Kepada Listyo Sigit

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif. (foto: islami.co) Sugawa.id – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah...

BACK_BANNER_DOG

Tak Sesuai Standar, Warga Minta Kejari Periksa Proyek Penataan Jalan Cilangkap

beton jalan tak sesuai ok

Sugawa.id – Warga Kampung Cilangkap RT002/012, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polrestro Kota Depok memeriksa proyek peningkatan jalan lingkungan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Alasannya proyek senilai Rp103 juta yang di danai APBD Kota Depok dan dikerjakan CV Sinar Ciomas Oleh Mandiri diduga tak sesuai spesifikasi dan dikerjakan asal jadi.

Mantan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cilangkap Jhon mengatakan, keluhan terhadap proyek Pemkot Depok ini terjadi sejak awal kegiatan dilaksanakan oleh CV Sinar Ciomas Oleh Mandiri.

Dia melihat betonisasi jalan lingkungan ini tidak sesuai dengan ketebalan yang disepakati. Salin itupaping blok jalan pun tidak sama dengan spesifikasi yang diberikan oleh dinas. Serta pengerjaan turap pun tidak diikuti dengan pembuatan pondasi.
“Kami di sini keberatan dengan pengerjaan proyek ini. Kontraktornya mengerjakan asal jadi saja, tidak sesuai spesifikasi dari Dinas PU. Kalau seperti ini pekerjaannya sama saja lingkungan kami tidak tertata,” kata John, Senin (21/12/2020).

Warga Kampung Cilangkap RT002/012 ini menyatakan, kontraktor pelaksana proyek juga tidak pernah memberikan informasi adanya kegiatan itu kepada warga. Sehingga warga pun terkejut saat CV Sinar Ciomas Oleh Mandiri mengerjakannya. “Justru kami kaget tiba-tiba jalan ditutup sama pekerja. Harusnya kan ada pemberitahuan. Kami tidak pernah menolak adanya perbaikan jalan, tetapi caranya bukan seperti ini,” paparnya.

Dia menyatakan, selama pengerjaan proyek juga tidak terlihat petugas pengawas dari Pemkot Depok di lokasi. Padahal ini sangat penting untuk mendata spesifikasi bahan bangunan yang dipergunakan untuk menata jalan lingkungan tersebut. Sehingga, kegiatan yang dikerjakan CV Sinar Ciomas Oleh Mandiri tersebut diduga asal-asalan agar cepat selesai. “Sama sekali tidak ada petugas dari dinas yang datang. Makanya dibangun asal-asalan saja, biar cepat selesai. Justru tidak akan tahan lama kalau dikerjakan seperti ini,” ungkap Jhon.
Karena itu, lanjut Jhon, warga meminta Kejari dan Kepolisian di Kota Depok memeriksa proyek tersebut. Warga curiga anggaran kegiatan ini di mark up oleh kontraktor pelaksana kegiatan. Dalam waktu dekat pun warga Kampung Cilangkap akan membuat laporan ke lembaga penegak hukum tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok Dadan Rustandi mengaku belum mengetahui adanya keluhan warga terkait proyek penataan jalan lingkungan di Kampung Cilangkap tersebut. Akan tetapi pihaknya akan meninjau lokasi proyek tersebut. Kata dia, proyek tersebut masih belum rampung dikerjakan.
“Belum tahu seperti apa hasilnya. Nanti saya akan instruksikan petugas ke lokasi. Pasti akan kami panggil pelaksana kegiatan ini,” tuturnya.
Dadan pun menambahkan, jika ada temuan proyek tersebut tidak sesuai spesifikasi maka pihaknya akan memberikan sanksi ke kontraktor pelaksana. Seperti denda permil setiap pekerjaan, dan penghentikan kegiatan. Namun, sebelum sanksi tersebut dijatuhkan pihaknya akan mengumpulkan bukti terlebih dahulu.(ndi)

Share :