FOKUS :

Selama PPKM Darurat, 1.722 Pelanggaran Terjadi di Kota Tangerang

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetya. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui jajaran Satpol...

BACK_BANNER_DOG

Sinkroninasi Data Penanganan Covid-19 di Banten Perlu Dimaksimalkan

Gubernur Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim dalam rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 dan perkembangan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Tangerang yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Jl. Satria-Sudirman No. 1 Kota Tangerang, Jumat (5/3/2021). (Foto: Ist)

 

 

Sugawa.id – Sinkronisasi data penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Banten diminta untuk dimaksimalkan. Sementara terkait layanan kesehatan, sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan dinilai sudah memadai.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 dan perkembangan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Tangerang yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Jl. Satria-Sudirman No. 1 Kota Tangerang, Jumat (5/3/2021).

Menurut Gubernur Wahidin, penanganan Covid-19 sudah baik. Hal itu ditunjukkan oleh mayoritas wilayah Provinsi Banten sudah memasuki zona kuning. Menurutnya, data yang aktual dan faktual sangat penting untuk mengetahui situasi yang sebenarnya.

“Layanan kesehatan, sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan sudah memadai. Sinkronisasi data penanganan Covid-19 dimaksimalkan,” ujarnya.

Wahidin mengatakan, dirinya ke Kota Tangerang untuk memastikan bagaimana penanganan Covid-19 Kota Tangerang. “Kesehatan sekarang ini menjadi penting dan mahal baik dari sisi APBD maupun masyarakat,” tambahnya.

Wahidin juga menyampaikan perbincangannya dengan Presiden Joko Widodo, bahwa tahun 2021 ini untuk menyelamatkan masyarakat dari Covid-19, kegiatan perekonomian mulai berjalan dan belajar tatap muka diharapkan dapat dilakukan secara terbatas mulai bulan Juli 2021.

“Vaksinasi Covid-19 menjadi harapan kita untuk bisa meminimalkan dampak Covid-19,” ujarnya.

Gubernur mengapresiasi kerja keras jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, dan masyarakat sehingga Provinsi Banten memasuki zona kuning. Untuk wilayah yang masih di zona oranye, Gubernur menekankan masalah kecepatan dan ketepatan input/ pemasukan data 14 indikator yang digunakan tim pakar Satgas Penanggulangan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sehingga hasil analisanya sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Wahidin menjelaskan, mengacu pada pengalaman Kota Tangerang Selatan yang berada di zona merah. Setelah masalah input/ pemasukan data dibenahi, Kota Tangerang Selatan dari zona merah berubah ke zona oranye dan kini sudah masuki zona kuning.

“Pengalaman Kota Tangerang Selatan, dari 14 indikator yang digunakan pakar di BNPB, persoalan input data menjadi penting,” tegasnya.

“Sinkronisasi saluran informasi satu data menjadi penting. Perlu optimalisasi konsolidasi data pelaporan kegiatan antara pemerintah daerah, Polri, dan TNI,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah melaporkan di Kota Tangerang memang ada kenaikan positive rate. Namun kasus bulan Februari sudah lebih rendah dibanding bulan Januari.

“Dari PPKM mikro kasus menurun dengan menekan kegiatan masyarakat, kegiatan aman bersama serta launching Kampung Tangguh bersama Polri,” ujarnya.

“Arief mengatakan di Kota Tangerang layanan rumah sakit sudah mencukupi. “Untuk kegiatan vaksinasi, hari ini selesai,” pungkas Arief.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Asisten Daerah (Asda) Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten Septo Kalnadi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Muhtarom, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Banten Nurhana, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Setda Provinsi Banten Beni Ismail, Kaplores Metro Tangerang Kombes Pol Deonijiu de Fatima, Dandim 0506/ Tangerang Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kota Tangerang. (dam)


Share :