FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Siasati Pandemi, Tim PTSL BPN Tangsel Tetap Bekerja di Masa Libur Panjang

BPN Tangsel bagi Sertifikat ok

Petugas BPN menyerahkan sertifikat program PTSL di Kecamatan Pamulang (Humas BPN Tangsel) 

Sugawa.id – Tim PTSL BPN Tangsel tetap melaksanakan tugasnya ketika sebagin orang tengah menikmati suasana liburan panjang akhir pekan. Di bawah komando Waka Yuridis BPN Kota Tangerang Selatan Dewi Novitasari, Rabu (28/10/2020) dan Kamis (29/10/2020).

Dewi yang sehari-hari bertugas sebagai Kasubsi Pemeliharaan Data BPN Tangsel mengatakan bahwa timnya masih bekerja ketika orang menikmati libur panjangnya sebagai wujud dedikasi tugas dan tanggung jawab serta menyiasati keterbatasan waktu akibat PSBB di masa pandemi Covid 19. “Tim harus menyiasati dengan tetap bekerja dan menerapkan protokol kesehatan pada hari Kamis ini. Dalam suasana libur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Kantor Kelurahan Setu Kecamatan Setu kami menyerahkan sebanyak 62 sertifikat kepada warga Setu,” ujarnya.

Dikatakan, sehari sebelumnya saat cuti bersama dan juga Hari Sumpah Pemuda, Rabu 28 Oktober 2020, pihaknya juga menyerahakan 199 sertifikat kepada warga Kelurahan Pondok Benda Kecamata Pamulang di Kantor Kelurahan Pondok Benda.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Himsar menyatakan mengapresiasi kinerja anggotanya. “Hal ini sebetulnya dilakukan secara terus-menerus secara simultan, hanya saja tidak semua terekspose. Hal yang tidak dapat dipungkiri karena keterbatasan SDM yang kami miliki, namun saya bangga atas dedikasi dan loyalitas pengabdian anggota-anggota kami,” ujar Himsar.

Ketika disinggung terkait kegiatan PTSL 2020, Himsar menjelaskan bahwa ada recofusing anggaran untuk tahun ini target PTSL se-Tangsel hanya 2.779 bidang dan saat ini sudah selesai 2.640 bidang. “Sebanyak 1.118 bidang termasuk di antaranya121 sertifikat aset Pemkot Tangsel dan tanah wakaf. Dalam waktu dekat, kami akan menyerahkan kembali sertifikat tanah wakaf dan juga aset Pemkot Tangsel selain dari tanah warga secara bertahap. Inshaa Allah sebelum TA. 2020 ini berakhir, semua peserta PTSL 2020 akan menerima sertifikatnya,” tuturnya.

Terkait masih ada warga yang belum menerima sertifikat, mantan Kepala BPN Kabupaten Tangerang ini, ada beberapa kemungkinan yang jadi penyebabnya. “Mungkin berkasnya kurang lengkap atau bidang tanahnya bermasalah, seperti ada komplain atau sudah pernah terbit sebelumnya. Untuk hal ini kami persilakan agar pemohon berkoordinasi dengan petugas kelurahan yang membantu pelaksanaan PTSL. Bagi warga yang berkasnya sudah lengkap dan tidak ada permasalahan bidang tanahnya secara bertahap terus diselesaikan, kami tidak akan berhenti sampai semua tuntas,” ujar Himsar.

Himsar mengucapkan terima kasih khususnya kepada lurah beserta petugas kelurahan di Tangerang Selatan yang membantu pelaksanaan PTSL. “Mamang program pemerintah ini harus sama-sama kita dukung, harus dipastikan surat-surat tanah atau alas haknya harus betul-betul clear, persoalan pertanahan akan timbul manakalah ada orang yang berusaha menguasai tanah yang bukan haknya,” ujar Himsar. (wib)

Share :