FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Serap 300 Pekerja, Polresta Tangerang Kelola Lahan Tidur untuk Pertanian dan Ternak Lele

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam memanen sayuran di lahan yang dikelola Romo Warno dari Gereja Katholik Kuta Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (7/8/2020). Sugawa.id

 

 

Sugawa.id– Dalam rangka untuk membantu mengurangi angka pengangguran akibat pandemi covid 19, Polresta Tangerang menggarap lahan-lahan tidur yang ada di daerahnya untuk lahan pertanian mandiri.

Hingga saat ini ada 30 hektare lahan tidur yang sudah ditanami jagung dan ternak lele.

“Saat ini, Polresta Tangerang bersama 10 polsek jajarannya sedang membuat perkebunan jagung di lahan tidur, yang kalau ditotal ada sekitar 30 hektare,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam saat melakukan panen sayuran di lahan yang dikelola Romo Warno dari Gereja Katholik Kuta Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (7/8/2020).

 

 

Dikatakan, penggarapan lahan tidur ini merupakan upaya Polresta Tangerang untuk melakukan pemberdayaan kepada masyarakat melalui program padat karya.

“Saat ini untuk satu hektare lahan digarap 10 orang, berarti untuk 30 hektare kami menyerap 300 orang untuk pertanian jagung tersebut. Semoga ini dapat bermanfaat bagi warga yang terdampak corona,” kata mantan Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya ini.

 

 

Selain kebun jagung, lanjutnya, di setiap polsek yang ada di jajaran Polresta Tangerang ini juga disiapkan kolam-kolam lele yang nantinya bisa dimanfaatkan warga sekitar.

Maka, Ade mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemda setempat untuk dapat mengelola lahan-lahan tidur.

Terkait dengan lahan di Kuta Jaya yang dikelola Romo Warno, Kapolresta Tangerang ini menyatakan pihaknya berharap banyak orang akan mengikuti jejak Romo Warno untuk memberdayakan lahan tidur bagi kemaslahatan banyak  orang.

“Apa yang dilakukan Romo Warno ini sesuai dengan pepatah kasih kailnya, jangan kasih ikannya. Beliau mengajak masyarakat untuk mengolah lahan kosong untuk bertanam caisim, terong, kangkung bahkan pisang dan ikan. Hari ini kita semua diajak panen,” kata Ade Ari.

 

 

Sementara Romo Warno sang penggagas pertanian di kawasan Kuta Jaya Pasar Kemis mengaku senang dengan kunjungan Kapolresta Tangerang ke lahan pertaniannya.

“Saya merasa kedatangan Kapolresta Tangerang ini memberikan semangat bagi diri saya dan kawan-kawan dalam memberdayakan pertanian. Kalau pemimpin mau turun langsung kan pasti memberi semangat pada kami,” kata Romo Warno.

Rohaniawan Katholik di Pasar Kemis ini menyatakan siap membantu siapa saja yang ingin belajar pertanian di tempatnya. “Silakan, bagi masyarakat Tangerang yang ingin belajar pertanian untuk berkunjung ke mari. Kami harap program padat karya seperti ini bisa mengurangi dampak covid ini,” katanya. (cok)

Share :