FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

RT Ngaku Pemotongan Bansos Buat Warga yang Terdampak Covid-19

faktorfaktor-yang-menyebabkan-rupiah-melemah-157900-27518

Ilustrasi Dana Bantuan. (foto: seputarforex)

 

Sugawa.id – Dana bantuan sosial (Bansos) kepada warga yang terdampak virus corona atau Covid-19 di Kota Depok disunat. 

Rp 250.000 yang diberikan pemerintah ke setiap kepala keluarga (KK) melalui program jaringan pengaman sosial (JPS) dikentit oleh oknum RT. 

Ketua RT005/006 Kelurahan Mampang Barep Suroso mengaku salah lantaran ada uang bantuan warga yang dipotong sebesar Rp 25.000. Akan tetapi, dirinya membantah jika potongan itu masuk ke kantong pribadinya. 

“Saya akui pemotongan Rp 25.000 itu salah. Cuma saya tidak makan seperak pun dari pemotongan tersebut,” ucap Barep, Senin (20/4/2020).

Barep menjelaskan, memang seharusnya warga yang terdampak virus corona dan PSBB menerima bantuan sebesar Rp 250.000 bukannya Rp 225.000. Namun, akibat ada warga lain yang tidak mendapatkan bantuan dana Covid-19 langkah itu terpaksa dilakukan. 

Sebab, kata dia, dari 100 KK yang diajukan hanya 39 KK yang menerima bantuan dari Pemkot Depok berupa uang. Pemotongan itu, menurutnya bukan hanya terjadi di RTnya tapi di RT lain yang penerima lebih sedikit dari yang diajukan. “Ini berdasarkan kesepakatan para ketua RT yang mengalami hal serupa. Warga ini dapat dan yang ini enggak dapat, padahal secara ekonomi sama. Ini pasti membuat warga bertanya kenapa dia enggak dapat, nah saya jawabnya bagaimana,” bebernya. 

Dirinya mengungkapkan, potongan uang yang rencananya bakal diberikan kepada warga lainnya saat ini sudah dikembalikan ke penerima seharusnya. “Rencananya pemotong uang itu dikumpulkan dan akan dibelikan sembako yang nantinya dibagikan ke warga yang juga terkena imbas Covid-19,” pungkasnya. (ter)

Share :