FOKUS :

Antara Taman Nasional Bukit Baka, Puruk Mokorajak, dan Tjilik Riwut

Rapat koordinasi Dayak International Organization (DIO) dan Majelis Hakim Adat Dayak Nasional (MHADN) di Telang Usan Hotel, Kuching, Negara Bagian...

Banner Atas

Revitalisasi Kesultanan Banten Bagian dari Pembangunan Agama

Wahidin foto bareng forum haji ok

Gubernur Banten Wahidin Halim berfoto dengan Pengurus Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (FK-KBIHU) Provinsi Banten 2019 – 2024. Dok Foto : Humas Pemprov Banten untuk Sugawa.id.

 

Sugawa.id – Gubernur Wahidin Halim menegaskan revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten sebagai bagian pembangunan agama di Provinsi Banten, sekaligus, mengembalikan kejayaan Banten era kesultanan.

“Itu yang coba saya adopsi menjadi visi dan misi Gubernur Banten. Tahun ini, kita anggarkan untuk membangun Islamic Center di atas lahan 4,5 ha. Untuk convention hall, wisma penginapan, kantor LPTQ (Lembaga Pengembangan Tillawatil Qur’an), Kantor MUI. Bahkan kalau perlu Kantor Wilayah Kementerian Agama bisa pindah ke sana,” ungkap Wahidin kala menghadiri Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (FK-KBIHU) Provinsi Banten 2019 – 2024 di Hotel Ledian Jl Jenderal Sudirman No. 88 Kota Serang, Selasa, (12/2/2020).

Dikatakan, saat ini APBD Provinsi Banten masuk lima besar. Tahun ini Pemprov Banten membantu sekitar 4000 pondok pesantren, sebesar Rp 30 juta. Membangun kemandirian Banten dari pesantren ke pesantren. “Kita bangun semangat kejujuran, semangat dakwah. Kita juga peringkat tiga besar dalam pencegahan korupsi,” tambahnya.

Para pejabat di Pemprov Banten, kata mantan anggota DPR RI ini, diajak untuk menyisihkan penghasilannya untuk infak. Per bulan bisa terkumpul Rp 800 juta yang saat ini diarahkan untuk pembanguna masjid di kawasan wisata Negeri Di Atas Awan, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Juga untuk membantu anak-anak yatim dan para janda tua. “Saat ini, untuk pengajuan hibah harus melalui SIMRAL (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan, red),” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi kehadiran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIH) yang telah meningkatkan kualitas ibadah haji dan umroh jamaah. Menyesalkan oknum-oknum travel umroh yang merugikan jamaahnya. Niat mulia jamaah jangan sampai dikotori oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Turut hadir dalam acara itu Kakanwil Kemenag Provinsi Banten A Bazari Syam, Ketua DPP FK-KBIHU Manarul Hidayat, Ketua DPW FK-KBIHU Provinsi Banten Endang Samlawi, serta pengurus DPD kabupaten/kota FK-KBIHU se Provinsi Banten. (wib)

Share :