FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Residivis Sabu Dituntut 8 Tahun Penjara

Sabu

Ilustrasi. (Foto: pixabay)

Sugawa.id – Residivis perkara narkotika jenis sabu atas nama Mikdam Azis alias Dopel dituntut penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp 800.000.000,- subsider 3 bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Leli Andespitrikasih di Pengadilan Negeri (PN) Depok. 

Pernyataan tersebut pun dibenarkan Humas PN Depok Ahmad Fadil saat dikonfirmasi, Senin (15/3/2021). Menurut Fadil, terdakwa Mikdam Azis alias Dopel beberapa tahun lalu  pernah disidangkan di PN Depok karena kasus narkotika jenis ganja. “Terdakwa dituntut selama 4 tahun 6 bulan penjara karena memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika jenis ganja. Lalu, divonis selama 4 tahun 2 bulan penjara,” kata Fadil. 

Di amar tuntutan yang dibacakan Leli dalam sidang virtual, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara terhadap terdakwa Mikdam Azis alias Dopel selama 8 tahun,” ucap Leli yang dikutip dari situs resmi PN Depok. 

Karena terdakwa Mikdam Azis alias Dopel membeli narkotika jenis sabu dari saudara Belek (daftar pencarian orang/DPO) sebanyak 1 bungkus plastik klip bening berisi sabu dengan harga Rp 1.200.000. Setelah mendapatkan narkotika sabu tersebut terdakwa bongkar pada Selasa, 13 Oktober 2020 sekira pukul 03.00 Wib di rumahnya di Jalan Pemuda Kp. Pulo RT004/008 Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Kota Depok, menjadi 7 bungkus plastik bening masing-masing berisi sabu di dalam plastik klip bening seharga Rp 200.000 perbungkusnya, 3 buah plastik klip bening masing-masing berisi sabu di dalam plastik klip bening seharga Rp 400.000 perbungkusnya. 

Kemudian terdakwa jual sebanyak 1 bungkus plastik bening berisi sabu seharga Rp 200.000 dan 1 bungkus plastik klip bening berisi sabu seharga Rp 400.000 kepada teman terdakwa. Sementara 1 bungkus plastik klip bening berisi sabu seharga Rp 200.000 terdakwa konsumsi pada Rabu, 14 Oktober 2020.  Sebelum akhirnya anggota team Satnarkoba Polres Metro Depok yang tengah melakukan observasi di wilayah Bojong Gede, Kabupaten Bogor menangkapnya. (ter) 


Share :