FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Ratusan Kader PKS Diklaim Akan Belotkan Dukungan ke Pradi-Afifah

logo PKS

Sugawa.id – Ratusan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan akan mencabut dukungan bagi paslon Idris Abdul Shomad-Imam Budi Hartono. Pembelotan ini dikatakan dilakukan secara diam-diam oleh mantan kader maupun pengurus aktif.

Mantan Humas DPD PKS Depok Bramastyo Bontas menegaskan ada sekitar 500 mantan kader PKS yang aktif maupun non aktif akan membelot dan memilih mendukung Pradi-Afifah di Pilkada Depok mendatang.

“Ada sekitar 500 mantan kader PKS Depok yang tidak mendukung Idris-Imam. Tinggal tunggu waktu, kami akan deklarasi dukungan kepada Pradi-Afifah. Ini sudah keputusan kami semua,” kata Bramastyo, Rabu (21/10/2020).

Bramastyo menyatakan tak hanya mantan kader PKS yang melakukan pembelotan, aksi ini juga akan dilakukan kader PKS aktif dan mantan pengurus. “Kader PKS tidak solid dukung Idris-Imam. Para kader PKS yang masih aktif akan diam-diam mendukung paslon Pradi-Afifah. Semua juga tahu apa yang terjadi di tubuh PKS Depok,” paparnya.

Dijelaskan, putar haluan kader kepada Pradi-Afifah oleh mantan kader, pengurus dan kader aktif PKS itu disebabkan ketidakcocokan dengan gaya kepemimpinan calon Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad yang dinilai arogan selama menjabat sebagai kepala daerah. Dan juga ketidakpuasan atas kinerja Idris yang dinilai tidak mampu melakukan inovasi dan perubahan terhadap layanan publik.

“Memang ada kader yang tidak puas dengan kepemimpinan yang sekarang. Kalau pun ditanya ya tidak akan jawab. Tapi, mereka secara diam-diam mendukung paslon lain. Itu tadi faktor calon kaku dan sombong yang buat semua bosan dan ingin perubahan. Kami melihat Pradi lebih berpotensi dapat menjalankan program sesuai dengan visi dan misi yang diusung,” ucapnya.

Menanggapi isu itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPD PKS Kota Depok Muttaqin Syafi mengklaim tidak ada kader PKS aktif yang mendukung paslon lain selain yang diusung PKS. Artinya semua kader dan pengurus mematuhi keputusan DPP PKS untuk memenangkan paslon Idris-Imam di Pilkada serentak tersebut. Terkait pernyataan Bramastyo Bontas yang menyebut mantan kader sampai kader aktif PKS siap mendukung paslon lain, hal itu karena Bramastyo bukan lagi kader PKS.

“Tidak ada yang kader aktif PKS dukung selain Idris-Imam. Yang kami tahu beliau ini sudah keluar dari PKS dan bergabung dengan Partai Gelora. Nah mungkin yang dimaksud itu adalah kader Partai Gelora yang mendukung Pradi-Afifah,” jelasnya.

Justru sambung Muttaqin, dengan kader yang ada saat ini PKS yakin akan mampu memenangkan pilkada serentak di tengah pandemi COVID-19. Sebab kesolidan para kader PKS ini mampu mengalahkan koalisi parpol lain. Sehingga dipastikan semua kader aktif terus menjalankan tugas untuk memenangkan paslon nomor urut 2 tersebut.(ndi)

Share :