FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Prestasi KCD Pendidikan Lebak Patut Dibanggakan

LEBAK – Prestasi demi prestasi terus diukir oleh siswa/i dan guru SMA/ SMK di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.Tidak hanya prestasi akademik, namun prestasi ektrakurikuler yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional juga berhasil diraih oleh para siswa dan guru asal Kabupaten Lebak.

Baru-baru ini, salah seorang guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) SMAN I Kecamatan Pangarangan, bernama Ai Wenny Purnama Putri terpilih sebagai duta rumah belajar tingat nasional. Wenny terpilih sebagai duta rumah belajar adalah hasil seleksi dari 28.000 guru di seluruh provinsi yang mengikuti seleksi, dan Wenny adalah salah satu guru yang terpilih menjadi duta rumah belajar bersama 39 orang guru lainnya yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

“Tentu saja keberhasilan seorang guru yang berasal dari daerah terpencil di Banten membuat kami keluarga besar KCD Pendidkan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten wilayah Kabupaten Lebak merasa bangga,karena Wenny berhasil membawa nama Lebak khususnya dan Banten umumnya ke tingkat nasional,” kata Sirojudin Al Farisy kepala Kantor Cabang Dinas Dindikbud Banten Wilayah Lebak kepada wartawan,Senin (9/12/2019).

Menurut Sirojudin, keberhasilan yang dicapai Wenny diharapkan dapat menjadi motivasi bagi guru-guru yang lain dengan terus meningkatkan kompetensi. “Prestasi yang diraih oleh Bu Wenny diharapkan membawa dampak positif terhadap perkembangan dunia pendidikan di Lebak, dan tanggung jawab yang diberikan oleh pemerintah harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan secara profesional,” ujar Sirojudin.

Tak hanya guru, tim Logos Karya Ilmiah Remaja (LKIR) dari SMAN 1 Malingping juga berhasil mengukir prestasi menjuarai tingkat nasional dan berpeluang lolos ke ajang kompetisi bergengsi kelas dunia yaitu kompetisi Intel International Science and Engineering Fair (IISEF) di Amerika Serikat.

Sirojudin menjelaskan, dua tim LKIR Logos SMAN 1 Malingping menjadi juara nasional dalam ajang Indonesia Science Expo 2019 yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 22-26 Oktober 2019 di ICE BSD Serpong Tangerang Selatan.

Kedua tim tersebut berhasil meraih juara 1 dan 3 dan berpeluang untuk mengikuti kompetisi internasional IISEF yang rencananya akan dilaksanakan di Anaheim, California, Amerika Serikat. ”Banyak lagi prestasi lainnya yang sudah berhasi diraih oleh siswa/i asal kabupaten Lebak,” tegasnya.

Contoh lainnya,kata Sirojudin adalah, dua orang murid SMANSA Rangkasbitung baru-baru ini yaitu, Julian dan Gilang juga mengikuti kegiatan STEP Technology Camp 2019 di Singapura. Sebelumnya, salah seorang siswa lainnya, Fauzia Bismi Al Haque juga mendapatkan undangan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kementerian Pendidikan dan Kebadayan untuk mengikuti program ASEAN-China STEM Champ For Youth yang diselenggarakan di Singapura bersama dua orang siswa SMA lainnya dari Kota Sorong dan Jakarta.

Sementara Ai Wenny Purnama Putri yang dihubungi wartawan menjelaskan,tugas yang dia emban sebagai duta rumah belajar adalah ikut mensosialisasikan tentang rumah belajar Kemendikbud ke berbagai lembaga pendidikan. “Tugasnya adalah mengembangkan dan mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi. Mengarahkan dan memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sarana belajar, guru bisa meng-upload video tutorialnya dan siswa dapat dengan mudah mengakses sekalipun berada di tempat yang jauh,” terang Wenny.

Menurut Wenny, di era 4.0 dan persaingan global saat ini meningkatkan mutu pendidikan adalah salah satunya dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar yang efektif. “Sebagai Duta Rumah Belajar menjadi kewajiban untuk membantu sekolah yang telah siap dengan perangkatnya,” cetusnya.

Plt Kepala Dinas Dindikbud Banten M Yusuf mengapresiasi sejmlah prestasi yang dicaai oleh siswa/i SMA asal Kabupaten Lebak di bawah pembinaan KCD Dindikbud setempat. ”Terus tingkatkan prestasi. Saya sudah pesan kepada kepala KCD dan sekolah sekolah yang ada guru inti dan guru inti yang sudah dididik berkaitan e-smart untuk menggerakkan semua guru agar bisa memanfaatkan web rumah belajar,” ujar Yusuf.

Selain itu, mantan Plt Dinas Kesehatan dan staf ahli gubernur ini berpesan kepada jajaran KCD Dindikbud Banten wilayah Lebak,agar harus inovatif dalam melihat peluang pengembangan teknologi informasi di sekolah-sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan seluruh Provinsi Banten.” Apa yang sudah berhasil dicapai oleh jajaran KCD Lebak jangan cepat berpuas diri, namun harus ditingkatkan lagi dan bisa menjadi contoh buat yang lainnya,” kata Yusuf. (gun)

Share :