FOKUS :

Darurat Stok Darah, PMI Gelar Gebyar Pekan Kemanusiaan

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menggelar Gebyar Pekan Kemanusiaan Banten Berdonor. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Banten memasuki...

BACK_BANNER_DOG

Polisi Tangkap Penganiaya Balita yang Viral di Medsos

Penganiaya Balita

Pelaku penganiayaan terhadap balita saat diringkus di Polres Tangerang Kota. (Foto: Ist)

 

Sugawa.id – Sempat viral di media sosial (medsos) karena menganiaya keponakan pacar, ASD (27) warga Desa Gembong, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang ditangkap jajaran , harus rela tidur dibalik jeruji besi untuk Polsek Pasar Kemis Tangerang.

Aksi sadis pelaku yang direkamnya sendiri terungkap setelah viral di media sosial (Medsos).

Video yang berdurasi 1 menit 51 detik itu memperlihatkan pelaku nampak kesal dan memaksa balita yang hanya mengenakan kaos dalam itu untuk mengikuti ucapannya. 

Tidak puas dengan percakapannya, balita yang menjadi korban itu mendapat bogeman sebanyak tujuh kali. Dua kali di dada dan lima kali di perut. 

Bocah kecil itu nampak tegar. Tidak ada air air mata yang menetes maupun jeritan akibat rasa sakit dari pukulan pelaku. Pemuda itu menghentikan penganiayaan terhadap korban, setelah pukulan yang ketujuhnya membuat balita terkapar di kasur. Pelaku pun berdiri dan menyudahi aksinya serta menutup rekaman di ponselnya. 

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardy mengatakan, pelaku telah ditangkap pada Senin (15/3), pukul 17:00 WIB di Desa Gembong, Kecamatan Sindang Jaya wilayah hukum Polsek Pasar Kemis. 

“Polsek Pasar Kemis telah menangkap 1 orang lelaki yang merupakan pelaku penganiayaan terhadap balita yang videonya viral di Medsos. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan. Pelaku sedang dalam pemeriksaaan dan akan kita tahan untuk mempertangjawabkan perbuatannya,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (16/3/2021). 

Ia menerangkan, pelaku dan korban tidak memiliki hubungan darah. Menurutnya, koban masih balita itu merupakan keponakan sang pacar. 

“Hubungan pelaku dengan korban adalah tidak ada. Korban adalah anak ponakan dari pacarnya pelaku. Korban adalah anak dari pasangan suami istri kakak dari pacarnya pelaku,” terangnya. 

Terkiat motif dan kejelasannya, kata Kombes Edy, akan dilakukan gelar perkara dan ekspose di Polres Tangerang Kota siang ini. (Son)


Share :