FOKUS :

Darurat Stok Darah, PMI Gelar Gebyar Pekan Kemanusiaan

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menggelar Gebyar Pekan Kemanusiaan Banten Berdonor. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Banten memasuki...

BACK_BANNER_DOG

PN Depok Segera Sidangkan Cathrine Wilson

Catrine Wilson ok

Cathrine Wilson (sugawa.id)

Sugawa.id – Dalam waktu dekat, Pengadilan Negeri (PN) Depok akan menggelar sidang model sekaligus artis Cathrine Wilson. Aktris yang akrab disapa Keket ini telah resmi menjadi tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Cilodong, Depok. Berkasnya dinyatakan lengkap dan telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Depok.

“Perkara pidana narkotika atas nama Cathrine binti Peter Wilson kini sudah kami terima. Setelah pihak Kejaksaan Negeri Depok melimpahkan berkasnya, selanjutnya berkas perkara tersebut siap disidangkan,” kata Juru Bicara PN Depok Ahmad Fadil, Rabu (2/12/2020).

Fadil menuturkan, berkas perkara narkotika atas nama Cathrine binti Peter Wilson dan Jumadi bin Sukadi teregister dengan nomor perkara 606/Pid.Sus/2020/PN.Dpk, pada Selasa, 1 Desember 2020 lalu dilimpahkan ke PN Depok.  “Atas berkas perkara tersebut telah dikeluarkan penetapan majelis hakim dengan susunan majelis, yakni Nugraha Medica Prakasa sebagai hakim ketua, Nanang Herjunanto dan Eko Julianto sebagai hakim anggota. Sidang perdana akan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 08 Desember 2020,” ujar Fadil.

Ia mengutarakan, untuk sidang Cathrine tetap digelar seperti sidang lainnya, tak ada yang istimewa. Nanti sidangnya akan digelar secara virtual dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Bagi rekan-rekan media yang hendak meliput pada hari dan tanggal tersebut, mengkonfirmasi ke Humas PN Depok dengan membawa atribut pers, dan memperhatikan serta mematuhi protokol kesehatan dalam meliput persidangan,” terangnya.

Sebelumnya, meski pengajuan rehabilitasi dari keluarga model Catherine Wilson alias Keket dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu telah disetujui pihak kepolisian, namun langkah berbeda dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok. Sebab, dalam penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua perkara Keket dilakukan penahan oleh korps Adhyaksa.

Kasi Intel Kejari Depok Herlangga Wisnu mengatakan, bahwa penahanan itu dilakukan setelah sebelumnya pihak penyidik Polda Metro Jaya menyerahkan tersangka beserta barang bukti. “Kami sudah memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka selama kurun waktu 20 hari ke depan,” ucap Herlangga.

Herlangga menjelaskan, keputusan atas proses penahanan dilandasi sejumlah pertimbangan baik subjek maupun objek. “Ini kami lakukan karena dikhawatirkan tersangka melarikan diri, melakukan tindak pidana yang sama, menghilangkan barang bukti, dan juga ancaman (pidana yang dikenakan penyidik terhadap tersangka) di atas 5 tahun,” paparnya.

Cathrine disangkakan tiga pasal yakni pertama Pasal 114 Ayat 1 jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal selama 20 tahun penjara. Kedua Pasal 112 Ayat 1 jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal selama 12 tahun penjara. Ketiga Pasal 127 Ayat 1 huruf a jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 4 tahun.(ter)

Share :