FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

PKS akan Keluarkan SK Rekomendasi Azizah-Ruhama di HUT RI

WhatsApp Image 2020-08-12 at 18.46.09

Pasangan calon (Paslon) Siti Nur Azizah-Ruhamaben. (foto: sugawa.id)

 

Sugawa.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan surat keputusan (SK) rekomendasi terhadap pasangan calon (Paslon) Siti Nur Azizah-Ruhamaben untuk Tangsel akan diberikan di hari HUT RI ke-75. Penyerahan itu untuk mempertegas keseriusan partai berlambang bulan sabit kembar ini mendukung penuh paslon tersebut. Bahkan PKS masih membuka koalisi dengan partai lain dengan salah satu syarat penting.

Ketua Departemen Pemenangan Pilkada Wilayah Jabar dan Banten DPP PKS Budi Prayogo mengatakan, SK rekomendasi itu akan diserahkan kepada paslon Azizah-Ruhama Ben di peringatan HUT RI ke-75, pada Senin (17/8/2020) nanti. Kepastian penyerahan SK rekomendasi usungan tersebut telah ditanda tangani petinggi PKS sendiri.

“Kalau SK sudah ada dan telah dicetak. Yang akan menyerahkan SK tentu Presiden PKS sendiri. Kami ambil momen penyerahaan SK ini di hari kemerdekaan,” katanya, Rabu (12/8/2020).

Menurutnya, penyerahan SK rekomendasi itu akan diselenggarakan di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang berada di Jakarta Selatan. Acara penyerahan SK ini sekaligus untuk mempertegas dukungan PKS ke paslon itu.

“Sekalian silahturahmi dengan Ibu Siti Nur Azizah juga melaksanakan peringatan HUT RI. Tentu PKS sangat mendukung paslon yang berlaga di semua Pilkada 2020 termasuk paslon di Tangsel juga,” ujar Budi.

Dijelaskan, keterlambatan penyerahan SK rekomendasi bagi Siti Nur Azizah-Ruhama Ben karena adanya beberapa pembahasan di internal PKS terhadap kader mereka yang mencalonkan diri mengikuti penyelenggaraan Pilkada di sejumlah daerah. Dan juga pembentukan koalisi dengan beberapa partai politik peserta Pilkada 2020.

“Tentu ada mekanisme yang harus dilalui pengurus PKS. Tidak mungkin diterbitkan jika komunikasi politik dengan partai lain untuk sepakat berkoalisi. Jadi semua ada mekanisme yang harus dilalui,” paparnya.

Terkait penggalangan dukungan dari partai lain untuk mengusung Siti Nur Azizah-Ruhamaben, lanjut Budi, PKS sendiri siap menerima partai politik lain dalam berkoalisi. Akan tetapi untuk koalisi itu PKS menetapkan syarat yang harus diikuti dan dipatuhi oleh partai lain. Yakni kader PKS Ruhamaben tetap menjadi calon Wakil Wali Kota Tangsel.

“Yang SK belum turun itu dari PKB, PAN dan Hanura. Pada prinsipnya kami menerima semua partai asal formatnya Azizah-Ruhama, kalau tidak agak susah. Paslon ini sudah klop sekali dan banyak di dukung benerapa parpol lain,” ucapnya.

Selain itu, sambung Budi, DPD PKS Tangsel pun telah membentuk tim pemenangan Siti Nur Azizah-Ruhamaben. Tim itu diisi oleh para anggota fraksi PKS yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel. Dengan adanya tim pemenangan itu PKS optimis dapat memenangkan kontestssi Pilkada Tangsel itu.

“Tim pemenangannya sudah dilaporkan kepada kami. Mayoritas anggota DPRD. Yang pasti pembentukannya untuk memenangkan Pilkada. Hampir di setiap daerah pembentukan tim pemenangan ini sudah dilakukan tiap DPD,” jelasnya.

Sementara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Tangsel Agus Winarjo menyatakan, jika mesin politik PKS Tangsel pun telah siap digerakan untuk mensosialisasikan paslon Siti Nur Azizah-Ruhamaben ke masyarakat. Kata dia, sebelum bergerah tim pemenangan paslon itu masih menunggu instruksi dari DPP PKS. Diakuinya, hal itu diperlukan agar tim tersebut dapat membagi tugas.

“Sudah ditimbang dan dimatangkan di DPP. Sudah arahan dari DPP, tinggal bergerak saja. Semua sudah disiapkan untuk memenangkan pasangan ini,” tegasnya.

Ditanya soal isu adanya duet antara Siti Nur Azizah-Azmi Abubakar dalam Pilkada Tangsel yang sempat menyeruak, Agus menyebut, isu tersebut tak benar. Sebab, keputusan DPP PKS untuk mengusung duet Siti Nur Azizah-Ruhamaben telah sah diresmikan. Artinya selain pasangan tersebut PKS tidak akan mengeluarkan SK rekomendasi.

“Dalam pesta politik memang banyak isu yang dimainkan, sama seperti ini. Yang pasti dukungan ini ada pasangan itu, dan sudah sah. Semua kader PKS di Tangsel pun tau soal ini,” imbuhnya. (ndi)

Share :