FOKUS :

Polres Metro Depok Tetapkan Tersangka di Insiden Crane Rubuh 

Polres Metro Depok menetapkan satu orang tersangka dalam peristiwa crane rubuh di proyek PDAM Tirta Asasta Depok. (foto: sugawa.id)  ...

BACK_BANNER_DOG

Perkuatkan Perekonomian, Pemkot Depok Keluarkan Lima Kebijakan Ini

Walikota Depok2

Wali Kota Depok Mohammad Idris. (Foto: Instagram @pemkotdepok)

 

Sugawa.id – Terbebasnya Kota Depok dari zona merah penyebaran Covid-19 membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengeluarkan lima kebijakan penyesuaian untuk mengatur aktivitas masyarakat serta berupaya mengembalikan perekonomian yang melanda belakangan ini. 

“Ada lima kebijakan penyesuaian yang dikeluarkan melalui Surat Peraturan Wali Kota Depok Nomor 15 Tahun 2021 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Wali Kota Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Secara Proporsional Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Pencegahan, Penanganan dan Pengendalian Covid-19,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, Senin (29/3/2021).

Kebijakan tersebut berlaku mulai 21 Maret 2021 melihat kondisi Kota Depok masuk dalam zona orange atau zona resiko daerah sedang tentunya melihat perkembangan di wilayah Jabodetabek yang melakukan penyesuaian kebijakan pengaturan aktivitas warga dan upaya memulihkan kembali ekonimi daerah. 

Untuk zonasi Rukun Tetangga (RT), kata Idris, berdasarkan parameter Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang dihitung per tanggal 22 Maret 2021 di Kota Depok terdapat 4.081 RT Zona Hijau. Kemudian ada 1.212 RT Zona Kuning serta tidak ada RT Zona Orange dan Zona Merah. 

Lima kebijakan yang disesuaikan untuk aktivitas warga antara lain, pertama aktivitas di tempat bermain ketangkasan, sarana permainan anak dan wahana permainan keluarga diperbolehkan dengan jumlah 30 persen dari kapasitas pengunjung. 

Kedua, bioskop diperbolehkan dengan kapasitas 50 persen. Ketiga, pelaksanaan ujian praktik di sekolah diperbolehkan dengan pembatasan secara ketat. 

“Keempat, kegiatan olahraga renang diperbolehkan dengan jumlah 30 persen dari kapasitas pengunjung dan kelima, kegiatan pameran dan festival UMKM untuk menggerakan ekonomi masyarakat diperbolehkan dengan kapasitas pengunjung 30 persen,” paparnya. 

Namun implementasi penyesuaian kebijakan itu, sambung Idris, wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan intensif akan dilakukan pengawasan oleh Pemkot Depok melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta TNI-Polri. 

Merujuk kasus penambahan kasus Covid-19 masih terjadi, Pemkot Depok mengimbau kepada seluruh warga dan seluruh pihak, untuk tetap menerapkan 2i 5M (iman, imun, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas) agar terhindar penularan Covid-19. (ter) 


Share :