FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Peringati Hari Lalu Lintas, Kapolda Kalsel Berikan 2.450 Paket Sembako dan 6.050 Masker

Kapolda Kalsel bantuan sembako ok

Kapolda Kalsel  Irjen Nico Afinta menyerahkan bantuan kepada perwakilan komunitas tukang becak, kuli panggul dan sopir angkot (sugawa.id)

Sugawa.id – Polda Kalsel melaksanakan Bakti Sosial dengan membagikan bantuan Sembako pada warga kurang mampu yang terdampak Covid-19. Pembagian Sembako kali ini yang disasar adalah Komunitas Supir becak, Supir angkot, Ojek, Supir bus, Supir truk, dan Kuli panggul dalam rangka Hari Lalu Lintas.

Pelepasan bantuan ini ditandai dengan penyerahan Sembako dan Masker secara simbolis oleh Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta kepada perwakilan komunitas tukang becak, kuli panggul dan sopir angkot yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera Start, Kamis (17/9/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Mohamad Agung Budijono, Irwasda Polda Kalsel Kombes Heri Armanto Sutikno dan Pejabat Utama Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel mengatakan dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 tahun 2020, seluruh Jajaran se-Indonesia melaksanakan sesuai arahan Kabaharkam Polri dan Kakorlantas Polri. Dimana pada pagi ini sebanyak 2.450 paket Sembako dan 6.050 Masker terdiri dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel 1.000 Paket dan 5.000 Masker serta Polres Jajaran 1.450 Paket dan 1.050 Masker dilepas dalam suasana Pandemi Covid-19 saat ini agar dapat membantu warga dalam kesulitan sosial maupun patuhnya terhadap protokol kesehatan.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran bantuan ini meliputi KP3 Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Tengah Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Timur Polresta Banjarmasin, serta Terminal Km. 6 Banjarmasin.

Dengan bantuan ini, Kapolda Kalsel berharap dapat mengurangi peningkatan Covid-19, meningkatkan penyembuhan, serta mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh Covid-19. Dan kiranya ketiga hal tersebut menjadi bagian penting, sembari berharap peran serta masyarakat dalam membantu dalam penanganan Covid-19 di wilayah Kalimantan Selatan. (elo)

Share :