FOKUS :

Selama PPKM Darurat, 1.722 Pelanggaran Terjadi di Kota Tangerang

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetya. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui jajaran Satpol...

BACK_BANNER_DOG

Pemkot Depok Berikan Keringanan Biaya PBB terhadap Wajib Pajak

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok Nina Suzana

Kepala BKD Kota Depok Nina Suzana. (Foto: Ist)

 

Sugawa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) memberikan keringanan biaya untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Keringanan tersebut hanya diberikan kepada wajib pajak (WP) tertentu.

Kepala BKD Kota Depok Nina Suzana mengungkapkan, kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Depok Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Wali Kota Depok Nomor 9 Tahun 2017 tentang Prosedur dan Tata Cara Pemungutan PBB-P2 di Kota Depok.

“Ada lima WP yang masuk di program pemberian pengurangan PBB-P2,” kata Nina saat dikonfirmasi Selasa (30/3/2021).

Nina mengatakan, lima WP yang mendapatkan keringanan antara lain, veteran dengan pengurangan sebesar 100 persen dari Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB yang terhutang, pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau TNI/Polri/pejabat negara sebesar 40 persen. Pensiunan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar 20 persen.

“Untuk lahan objek pajak pribadi diberikan pengurangan sebesar 40 persen. Khususnya untuk lahan pertanian/perikanan/peternakan yang telah memiliki izin usaha atau lahan yang telah ditentukan pemerintah sebagai zona penghijauan maupun resapan air,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nina mengatakan pengurangan diberikan kepada warga prasejahtera sebesar 40 persen. Namun, syaratnya ditentukan dengan luas tanah maksimal 200 meter, daya listrik maksimal 1.300 watt, direkomendasikan oleh dinas yang membidangi sosial, serta memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan diverifikasi BKD.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk patuh membayar PBB dan pajak lainnya. Sebab pajak yang dibayar itu demi kemajuan Kota Depok,” pungkasnya. (ter)


Share :