FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Pemkab Serang Raih Predikat Memuaskan dalam SAKIP 2019

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menerima penilaian SAKIP predikat A dari Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/2/2020). Dok Foto : Humas Pemkab Serang untuk Sugawa.id.

 

Sugawa.id – Pemkab Serang mendapat predikat memuaskan dalam hasil penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Berdasarkan hasil penilaian tahun 2019, Kabupaten Serang meraih predikat A (memuaskan) dengan nilai 80,08. Penilaian SAKIP tersebut diserahkan langsung Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/2/2020).

“Alhamdulillah upaya keras seluruh jajaran Pemkab Serang diberi apresiasi yang baik oleh Kementerian PANRB. Penilaian SAKIP terus meningkat dari tahun ke tahun, dan kali ini predikat A atau memuaskan,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam siaran pers.

Untuk diketahui, Pemkab Serang terus mengalami peningkatan dalam penilaian SAKIP. Pada tahun 2012-2015, Kabupaten Serang berpredikat CC (cukup baik), di tahun 2016 naik berpredikat B (baik). Tahun 2017 predikatnya kembali naik jadi BB (sangat baik) dengan nilai 70,01 poin, dan pada 2018 menjadi BB Plus dengan nilai 74,54 poin. Kemudian tahun 2019, mencapai predikat A (memuaskan) dengan nilai 80,08 poin.

Melalui SAKIP, kata Tatu, proses penyusunan dan perencanaan anggaran dilakukan dengan efektif, efisien, dan akuntabel. Pemkab Serang telah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran pada tahun 2018 sebesar Rp 23,68 miliar, dan pada tahun 2019 meningkat dengan efisiensi Rp 357,74 miliar.

“Hasil refocusing tersebut digunakan untuk kegiatan yang dilaksanakan terhadap program prioritas, yakni beasiswa SD hingga perguruan tinggi, pembangunan infrastruktur jalan, hingga perbaikan rumah tidak layak huni,” ujarnya.
Tatu berpesan kepada jajaran Pemkab Serang untuk tidak berpuas diri dalam kebaikan, serta terus berupaya menggunakan APBD dengan lebih efektif dan efisien. “Kami harus terus membuat program-program yang merupakan solusi dari persoalan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Adapun penilaian SAKIP daerah di Banten yakni Kota Serang CC, Kota Tangerang Selatan B, Kota Tangerang B, Kota Cilegon B, Kabupaten Tangerang BB, Kabupaten Pandeglang BB, Kabupaten Serang A, dan Kabupaten Lebak A. Sementara Pemprov Banten mendapat predikat B (wib)

Share :