FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Pemkab Serang Didik Pengrajin Anyaman Bambu Tingkatkan Kualitas 

WhatsApp Image 2020-09-02 at 20.31.21

Bupati Serang Tatu Chasanah melihat hasil produk anyaman bambu milik pengrajin. (Humas Pemkab Serang)

 

Sugawa.id – Produk anyaman bambu di Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang terus menunjukkan peningkatan kualitas. Sehingga para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dilatih Pemkab Serang semakin variatif memproduksi anyaman bambu. 

“Pelatihan ini sebetulnya rutin dalam rangka meningkatkan kualitas, kemudian juga untuk model anyaman bambu karena mereka bersaing di pasar,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai membuka Kegiatan Industri Agro, Kikia, Tekstil dan Aneka Industri di Kecamatan Bandung, Rabu (2/9/2020). 

Sebanyak 40 perajin dilatih untuk dapat membuat produk-produk anyaman bambu selama dua hari Rabu-Kamis (02-03/9/2020). Pelatihan tersebut digelar oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang. 

Menurut Tatu, para pelaku UMKM terus dilatih agar dalam membuat kerajinan anyaman bambu lebih berkualitas, serta beraneka jenis. Hal tersebut agar produk anyaman bambu mengikuti kebutuhan pasar. “Para perajin diarahkan untuk memproduksi apa yang dibutuhkan masyarakat atau pasar,“ terangnya.

Sebelumnya, para perajin di Kecamatan Bandung masih dominan membuat tempat nasi dari anyaman bambu. Akan tetapi untuk saat ini, sudah ada beberapa model desain yang lain seperti tempat telor asin dan lain-lain. 

“Di Kecamatan Cikande ada yang produksi telor asin enak rasanya, saya ingin agar digabungkan tempatnya dari sini (Kecamatan Bandung). Nanti jadi telor asin khas Kabupaten Serang seperti daerah lain di Tasikmalaya,” katanya.

Tatu meminta kepada para perajin untuk tetap semangat dalam menjalankan usahanya meski itu bukan hal yang mudah. Pastinya, berbagai persoalan terus berdatangan. “Pemda pasti membantu, terus saja nanti juga jadi besar. Karena ini salah satu upaya Pemkab Serang menangani pandemi covid-19 secara ekonomi melemah, jadi kita terus kasih dorongan,”tuturnya.

Sementara Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, sebanyak 40 orang yang mengikuti pelatihan dari lima desa di Kecamatan Bandung. Setiap desa mengirim lima orang. “Kita dorong mereka agar membuat pernak pernik, cinderamata agar hasil kerajinannya masuk hotel-hotel. Ke depan kita akan buat industri terpadu, seperti dari Cikande produksi telor asin sedangkan dari Kecamatan Bandung tempatnya,” ujar Wahid. (wib)

Share :