FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Pembunuh Pedagang Ayam di Depok Dituntut 20 Tahun Penjara

Terdakwa pembunuh pedagang ayam di sidang di PN Depok. (Janter/sugawa.id)

 

Sugawa.id –  Andi Mardiyansyah alias Boncu, terdakwa pembunuhan pedagang ayam dituntut 20 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jumat (13/3/2020). 

Dalam amar tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) AB Ramadhan menyatakan, terdakwa Andi Mardiyansyah alias Boncu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP. 

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun dikurangi masa tahanan. Menyatakan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor smash warna merah hitam No.Pol B-6596-EFJ, 1 potong sweater warna hitam, 1 potong kaos warna hitam bertuliskan Monday Sucks, 1 celana jeans panjang warna hitam, 1 buah celana dalam warna coklat, 1 pasang kaos kaki berwarna hitam, 1 buah kalung besi putih, 1 buah cincin batu akik, 1 buah cincin, uang tunai sebesar Rp 4.500.000, dan 1 unit handphone merk Samsung tipe Galaxi J4 Plus warna hitam berikut casing belakang terdapat tulisan GEA dikembalikan kepada pihak keluarga melalui saksi Siti Rosyidah,” kata Ramadhan.

“Sedangkan pecahan batu hebel yang terdapat bercak darah, 1 unit handphone merk Oppo A3 warna silver, 1 potong celana bahan panjang warna hitam, 1 potong kaos bermotif garis-garis warna biru, hitam dan abu-abu, 1 pasang sandal slop merk adidas warna merah,  1 buah gagang pisau kayu dirampas untuk dimusnahkan,” imbuhnya. 

Peristiwa itu bermula ketika terdakwa diminta membayar hutang sebesar Rp 4.500.000, namun belum punya uang. 

Kemudian pelaku melihat korban Asbulloh alias Agel melintas di depan kios miliknya di pasar. Terdakwa kemudian minta ikut dengan korban setelah terdakwa tahu korban akan pergi menagih hutang ke Tanah Baru.

Setelah korban memegang uang hasil tagihan ke beberapa orang, terdakwa kemudian berpura-pura minta diantar ke rumah pacarnya di Meruyung’. 

Kemudian terdakwa mengarahkan korban untuk melewati Jalan Bango karena terdakwa mengetahui kalau jalan tersebut sepi dan di sana terdakwa menghabisi korban dengan pisau dan memukulnya dengan batu hebel hingga tewas.

Setelah itu terdakwa pergi dengan membawa sepeda motor Suzuki Smash milik korban dan mengambil tas kulit warna cokelat yang berisi uang sebesar Rp 4.235.000, dompet dan 1 unit handphone merk Samsung type Galaxy J4 Plus warna hitam milik korban. (ter)

Share :