FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Pelanggar PSBB Kota Depok Bisa Dipidana 

BB12Hpcy.img

Ilustrasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). (foto: msn)

 

Sugawa.id – Sejumlah sanksi bagi pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Hal itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 32/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Wali Kota Nomor 22/2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Depok. 

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, bahwa pelanggar akan ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Ada sanksi pidana dan sanksi administratif. Kalo sanksi administratif berupa teguran lisan, tertulis, pembubaran dan penghentian sementara kegiatan,” kata Idris, Selasa (5/5/2020). 

Selain Perwal, sambung dia,  juga mengeluarkan Instruksi Wali Kota Depok Nomor 3/2020 tentang Program Peduli Terhadap Tetangga (Nyaba Tetangga Online), yang isinya agar camat/lurah segera mengajak warganya untuk melaksanakan Program Peduli Tetangga atau Nyaba Tetangga Online.

Yakni menyapa tetangga secara online untuk mengetahui kondisinya apakah dalam kondisi baik atau membutuhkan bantuan, dengan tata laksana yang diatur sesuai protokol. Dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan Kampung Siaga Covid-19.

“Ini untuk menumbuhkan rasa empati sesama warga,” imbuhnya.

Idris meminta perusahaan untuk membekali para pegawainya dengan surat tugas bekerja di kantor sebagai kelengkapan dalam perjalanan menuju tempat kerja selama masa PSBB.

“Bagi pegawai yang tidak dilengkapi surat tugas, maka dalam operasi gabungan yang dilakukan petugas, pegawai tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan dan dikembalikan ke rumah masing-masing,” pungkasnya. (ter)

Share :