FOKUS :

Selama Pandemi Covid-19, Gugatan Cerai di Depok Lebih Banyak

Pengadilan Agama (PA) Kota Depok, Jawa Barat. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Pandemi Covid-19 tampaknya bukan hanya mempengaruhi perekonomian. Namun,...

BACK_BANNER_DOG

Pasien Isoman Kota Depok Kini 9.484 Orang

Untitled-2

Ilustrasi. (Foto: pixabay)

 

 

 

Sugawa.id – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok menyebutkan jumlah pasien isolasi mandiri (Isoman) mengalami penurunan sebanyak 1.212 pasien. Oleh karena itu, pasien isoman di 11 kecamatan yang berada di Kota Depok tinggal 9.484 pasien. Penurunan itu jika dibandingkan pada 8 Juli 2021 yang mencapai 10.696 pasien.

“8 Juli 2021 pasien isoman mencapai 10.696 orang. Sekarang karena banyak yang sembuh jadi 9.484 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (28/7/2021).

Dadang berkata, bahwa satgas akan terus memantau pasien isoman di tiap kecamatan. Ditambah, sejumlah bantuan sudah mulai didistribusikan.

Selain itu, Pemkot Depok beserta ASN juga bahu-membahu memberikan paket sembako kepada pasien isoman. Belum lagi sejumlah lingkungan membuat dapur umum untuk memperhatikan makan dan minum pasien isoman.

“Kami sangat terbantu dengan para stakeholder yang bersama-sama mau bangkit dari cobaan pandemi Covid-19,” katanya.

Berdasarkan data Rabu, 28 Juli 2021, kata Dadang, pasien isoman paling banyak di Kecamatan Pancoran Mas yakni 1.457 orang dan paling sedikit di Kecamatan Cinere ialah 338 orang. “Kami berharap tiap pekan pasien isoman bisa terus sembuh dari Covid-19,” imbuhnya.

Update kasus Covid-19 Rabu 28 Juli didominasi pasien yang sembuh. Ada 1.616 pasien yang sembuh, dengan begitu kini jumlah sembuh mencapai 72.362 jiwa. Lalu, kasus positif bertambah 644 jiwa, totalnya kini 83.842 jiwa. Warga yang meninggal bertambah 27 jiwa, jika di jumlah sudah 1.629 warga Depok meninggal. Pasien yang belum sembuh terus berkurang 999, jadi totalnya sebanyak 9.851 jiwa.

Karena itu, Dadang tidak pernah lupa mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, mengurangi mobilisasi dan interaksi, serta menghidari makan bersama.

“Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup,” pungkasnya. (ter)

Share :