FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Mayat yang Terkubur di Rumah Kontrakan Sawangan Depok Berhasil Diidentifikasi

rumah yang dipakai mengubur ok

Rumah yang digunakan untuk mengubur jasad D sudah dipolice line. (Sugawa.id)

Sugawa.id – Misteri mayat yang dikubur dalam sebuah rumah kontrakan di Jalan Raya Muchtar, Gang Kopral Daman, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok akhirnya terungkap. Mayat tersebut diduga berjenis kelamin pria berinisial D.

“Berdasarkan keterangan saksi kita menduga jenazah itu adalah D. Saya belum menyebut nama terang karena belum ada kroscek dari keluarga, baru temuan sidik jari,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah, Kamis (19/11/2020).

Ia menerangkan, jasad korban sudah dievakuasi dan telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. “Kita sudah olah TKP dan memeriksa saksi. Jenazah dibawa ke rumah sakit untup diautopsi. Untuk hasil visumnya belum keluar,” paparnya.  Azis menuturkan, korban mengalami luka dan kekerasan. “Dari evakuasi ada tanda kekerasan dan gigi rontok. Artinya, diduga ada kekerasan dan kematian tidak wajar,” sebutnya.

Sementara, Muhtarudin (37) tetangga korban yang juga bertindak sebagai penggali mengatakan, dirinya kaget saat galiannya menghasilkan temuan di luar dugaannya. “Awalnya kita kira itu dada ayam, setelah digali lagi makin lama makin besar dan kita kiranya kepala sapi, tapi lama-lama ternyata itu mayat,” kata Muhtarudin saat ditemui di rumah kontrakannya yang berdampingan dengan kontrakan korban.

Dirinya saat itu diminta pemilik kontrakan untuk menggali bagian lantai yang dicurigai karena warna ubin berbeda dengan ubin lainnya. Muhtarudin mengatakan, dirinya diminta sang pemilik kontrakan untuk menggali bagian lantai yang dicurigai lantaran warna ubin yang berbeda dengan ubin lainnya. “Kita awal gali itu selepas Zuhur, trus berhenti sebentar pas masuk waktu Asyar, lanjut lagi sampai magrib. Setelah magrib itu baru kita temukan adanya daging yang kita kira daging dada ayam ternyata itu bagian dengkul korban,” tuturnya.

Mendapati temuan itu, ia yang dibantu warga sekitar dan disaksikan pemilik kontrakan memutuskan untuk menghentikan galian. Dengan alasan, melaporkan ke Ketua RT dan RW setempat yang kemudian dilanjutkan melaporkan ke pihak berwajib. “Makin dalam makin menyengat baunya,” katanya. (ter)

Share :