FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

KPU Depok Undi Nomor Urut Paslon 

plkd2020

 

 

 

Sugawa.id — Pengundian nomor urut bagi dua pasangan calon (paslon) telah dilaksanakan komisi pemilihan umum (KPU) Kota Depok, Kamis (24/9/2020) pagi. 

Untuk paslon Pradi Supriatna-Afifah Alia mendapat nomor urut 1. Sedangkan paslon Mohammad Idris Abdul Shomad-Imam Budi Hartono mendapat nomor urut 2.

“Izinkan saya membacakan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Depok nomor 176/hk.03.01-kpt/3276/KPU-kot/IX/2020 tentang penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon peserta pemilihan walikota dan wakil walikota Depok tahun 2020,” ucap Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna, Kamis (24/9/2020).

“Komisi Pemilihan Umum Kota Depok menimbang dan seterusnya mengingat dan seterusnya memperhatikan dan seterusnya memutuskan menetapkan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Depok tentang penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon peserta pemilihan walikota dan walikota tahun 2020,” katanya.

Dalam keputusan itu, Ketua KPU mengatakan, bahwa menetapkan nomor urutan daftar pasangan calon walikota dan wakil walikota Depok tahun 2020.

Nomor urut 1 pasangan calon H. Pradi Supriatna dan Hj. Afifah Alia. Nomor urut 2 Mohammad Idris Abdul Shomad dan Imam Budi Hartono. 

 

“Nomor urutan dan daftar pasangan peserta dan Wakil Wali Kota Depok telah ditetapkan sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu digunakan untuk mencatat surat suara, keperluan kampanye dan dipasang di setiap tempat pemungutan suara pada hari pemungutan suara,” katanya.

Nomor urut ini nantinya akan dipergunakan sebagai keperluan kampanye dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Pilkada 2020.

Nomor ini sudah berlaku sejak ditetapkan pada 24 September. “Sudah bisa digunakan kampanye,” imbuhnya. 

Pada kesempatan itu juga kedua paslon menandatangani pakta integritas. Para paslon juga diminta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada setiap tahapan pemilihan sebagaimana diatur dalam peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 yang telah diubah dengan peraturan KPU nomor 10 tahun 2020 dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang. 

Isi pakta integritas, pertama para paslon Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2020 harus mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada setiap tahapan pemilihan sebagaimana diatur dalam peraturan KPU nomor 6 tahun 2050 yang telah diubah dengan peraturan KPU nomor 10 tahun 2020 dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang.

Kedua, mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pihak dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan tahun 2020. Ketiga, menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku apabila melanggar peraturan mengenai kesehatan pencegahan dan pengendalian covid 19 selanjutnya. (ter)

 

Share :