FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

KPK Mediasi Penataan Aset Bandara Soekarno Hatta di Kota dan Kabupaten Tangerang

Aset Bandara Dibahas ok

Sejumlah pejabat daerah, AP II dan KPK melakukan rapat pembahasan optimalisasi aset lahan Bandara Soekarno – Hatta. (Humas APII)

Sugawa.id – Direktur Utama PT. Angkasa Pura II (Persero) melakukan pembahasan bersama terkait pembahasan mengenai optimalisasi aset lahan miliknya dengan Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah, Bupati Tangerang H. Ahmed Zaky Iskandar dengan difasilitasi oleh Kepala Koordinator Wilayah 2 KPK RI Asep Rahmat, di Auditorium kantor Angkasa Pura II Soekarno-Hatta Tangerang Selasa (3/11/20).

Kepala Koordinator Wilayah II KPK Asep Rahmat Suwanda mengungkapkan pertemuan ini merupakan optimalisasi aset tanah milik PT. AP II yang dimanfaatkan oleh Pemkot maupun Pemkab Tangerang. “Ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan, dan saya yakin kami punya ekspektasi yang besar permasalahan ini bisa terselesaikan dengan baik dan oleh karena itu pertemuan ini akan sering kita lakukan untuk menuntaskannya,” katanya.

Asep berharap hari ini dengan kehadiran semua pemangku kepentingan bisa menghasilkan kebijakan yang nanti bisa lebih dibahas secara detail, dan menyelesaikan permasalahan yang ada.

Muhamad Awaludin selaku Presiden Direktur AP II mengatakan terkait masalah optimalisasi aset tanah milik PT. AP II yang dimanfaatkan oleh dua pemda di Tangerang ini adalah momen yang penting agar permasalahan bisa terselesaikan karena proses ini sudah cukup lama. “Kita sama-sama cari solusinya di pertemuan ini, dan pembahasan ini saya rasa akan terus berlanjut untuk menuntaskan masalah ini, kita mencari mekanisme yang tepat sesuai dengan peraturan,” pungkasnya.

Sementara Bupati Tangerang Ahmad Zaki menyatakan, pihaknya meminta masterplan dan grand design bandara untuk ke depannya, agar ke depan tidak terjadi bentrok tata ruang terhadap masterplan bandara. “Kami butuh sekali masterplannya itu, perlu diperjelas dan dipertegas, agar pembangunannya bisa selaras dan semoga pembahasan selanjutnya bisa lebih ke teknis dan rinci agar permasalahan ini bisa segera tuntas,” katanya.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah yang berharap masalah ini bisa selesai tanpa berkepanjangan. Arief mengharapkan rapat pembahasan bersama ini dapat memberikan hasil positif dalam percepatan proses pembangunan di wilayah Kota Tangerang. “Terutama di aset-aset milik AP II yang berada di Kota Tangerang. Misalnya, jalan yang setiap hari dimanfaatkan oleh masyarakat uang saat ini dalam kondisi rusak berat akibat dari mobilisasi kendaraan bertonase tinggi yang melintas untuk pembangunan proyek strategis nasional,” ungkap Arief .

Dia menjabarkan saat ini kondisi jalan yang sebagian aset PT Angkasa Pura II ini dapat dihibahkan, agar Pemkot Tangerang bisa melakukan strategi pembangunan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Wali Kota juga berharap adanya kolaborasi antara PT Angkasa Pura II dengan Pemkot Tangerang di bidang pemanfaatan aset milik AP II yang berada di wilayah Kota Tangerang. “Salah satunya terkait rencana pembangunan sport center, tentunya untuk kepentingan masyarakat,” harap Arief. (wib/elo)

Share :