FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Kerusakan Jembatan Ciujung Baru Bisa Hambat Investasi Banten

kadin

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Mulyadi Jayabaya. (Foto: Ist)

 

Sugawa.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Mulyadi Jayabaya menyesalkan kerusakan Jembatan Ciujung Baru yang terjadi berulangkali dalam setahun. Karena perbaikan yang dilakukan  terkesan mubazir.

”Kami juga heran, kok kerusakan jembatan  bisa tiga kali dalam setahun. Berarti perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor atau Satker tidak benar,’’ ujar Ketua Kadin Banten yang akrab disapa JB ini kepada Sugawa.id, Rabu (31/3/2021).

Dia menilai kerusakan jalan bisa mengganggu iklim investasi di Banten.

Sementara Hidayat, salah seorang aktivis di Kabupaten Lebak mengatakan, pada tahun anggaran 2020 Kementerian PUPR  melalui PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) 3 Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Banten,  mengalokasikan anggaran dengan pagu sebesar Rp 49 miliar lebih, untuk kegiatan preservasi jalan Pandeglang – Rangkasbitung – Cigelung yang dilaksanakan oleh Kontraktor PT Karya Inti Sukses Sejahtera.

Di tahun anggaran 2021 ini, kegiatan preservasi jalan itu kembali dianggarkan dengan pagu sebesar Rp 18 miliar lebih, dan dilaksanakan oleh Kontraktor PT.Lumbung Pinayung Riaqi.

“Jika dihitung dari umur jalan dan jembatan sangat tidak realistis, baru setahun dibangun, kondisinya sudah rusak, dan malah dianggarkan kembali,” ujar Hidayat.

Menurutnya, pihak penyelenggara jalan Nasional Wilayah I Banten, hendaknya cermat dalam melakukan pengawasan dan penganggaran, sehingga dalam pelaksanaannya tidak terkesan aji mumpung dan hanya memboroskan anggaran.

“Coba lihat jalan dalam Kota Rangkasbitung. Katanya Kabupaten Lebak sudah tidak lagi menyandang predikat sebagai Kabupaten Tertinggal, sebagaimana yang tertuang dalam Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 79 Tahun 2019, tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019. Namun faktanya, jalan dalam kotanya saja, amburadul. Jelas ini menjadi potret buruk kinerja PPK Jalan Nasional Wilayah 1 Banten,”terangnya. 

PPK 3 PJN Banten 1 ruas Rangkasbitung Cigelung, Sunarto mengatakan, kerusakan jembatan Ciujung Baru berulangkali dalam setahun, disebabkan lantai jembatan juga keropos silih berganti.

”Kerusakan jembatan berulang kali dalam setahun,kaream lantai jembatan juga keropos silih berganti,” jelasnya.(yas)


Share :