FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Kejati Banten Bidik Oknum DPRD dan “Timses” di Korupsi Hibah Ponpes

Untitled-3

Ilustrasi. (Foto: Ist)

 

 

Sugawa.id – Sejumlah kalangan mendukung dan mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dalam mengusut megakorupsi dana hibah untuk ribuan pondok pesantren yang tersebar di 8 kota/kabupaten di Provinsi Banten tahun anggaran 2018 dan 2020, diduga telah merugikan keuangan daerah mencapai ratusan miliar rupiah tersebut.

Setelah menetapkan 5 orang tersangka, dari mulai tenaga honorer di Biro Kesra, oknum masyarakat hingga mantan pejabat eselon 2 yakni mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yaitu IS dan TK.

Beredar kabar, kini Kejati tengah membidik adanya dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Banten, dan sejumlah orang yang mengaku sebagai “tim sukses” kemenangan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrmuy dalam kontestan pemilihan Gubernur Banten tahun 2017 lalu, termasuk oknum pengurus FSPP (Forum Silatruhami Pondok Pesantren) Provinsi, kabupaten/kota periode 2018.

”Kabarnya minggu ini atau minggu depan, ada oknum anggota DPRD dan orang yang mengaku sebagai timses yang akan diperiksa oleh Kejati,” ungkap Uday Suhada, pihak  yang mengungkap dan melaporkan kasus bancakan dana hibah ponpes ini ke Kejati Banten, Senin (24/5/2021).

Menurut Uday, selain oknum anggota DPRD Banten dan orang yang memgaku sebagai timses, ada juga mantan pejabat eselon 4 di Biro Kesra yang memliki kerabat sebagai anggota DPRD diduga kuat terlibat, dan menjadi pengepul potongan dana hibah tersebut.

“Kejaksaan tak perlu ragu dan takut memeriksa sejumlah orang yang berpengaruh, karena pengusutan bancakan dana hibah ini mendapat dukumgan dari kyai dan tokoh masyarakat berpengaruh di Provinsi Banten,” tegasnya.

Dukungan kepada kejaksaan untuk memeriksa sejumlah orang yang diduga terlibat menikmati keuntungan dari penyaluran dana hibah ponpes tahun 2018 dan 2020 juga datang dari wakil ketua DPRD Banten M Nawa Said Dimyati. 

“Prinsipnya, kami dari dewan mendukung upaya penegakan hukum yang tengah dilakukan oleh Kejati Banten, siapapun itu pelakunya,” tegas politisi yang akrab dispaa Cak Nawa ini.(yas)

Share :