FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Narkoba dan Pangan Ilegal

20200319

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Dedie Tri Hariyadi melakukan pemusnahan beragam barang bukti hasil kejahatan senilai miliaran rupiah. (foto: sugawa.id)

 

Sugawa.id– Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam kembali melakukan pemusnahan beragam barang bukti hasil kejahatan senilai miliaran rupiah di PT Desa Air Cargo, Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (5/8/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam Dedie Tri Hariyadi mengatakan pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah).

“Barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan pengungkapan dari berbagai macam kasus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap setelah putusan dari pengadilan,” kata Dedie yang mendapat promosi menjadi Kepala Subdirektorat Pada Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Didie merinci, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari, pangan ilegal sebanyak 8.527 pcs dari terpidana Supandi. Sementara narkotika yang dimusnahkan terdiri dari sabu-sabu seberat 5.780,023 gram dan daun ganja seberat 886,7 gram serta ekstasi sebanyak 485 butir seberat 126,29 gram.

“Selain pangan dan narkoba, sebanyak 1.300 kotak rokok merk Luffman juga turut dimusnahkan. Barang bukti yang musnahkan hari ini ditaksir senilai miliaran rupiah,” ujarnya.

Dedie menyatakan, narkoba masih menjadi salah satu perkara yang mendominasi penanganannya oleh aparat penegak hukum. Tingginya jumlah perkara ini diakibatkan masih banyaknya pengguna narkoba di Kota Batam.

Pemusnahan ini, lanjut Didie, dilaksanakan di PT Desa Air Cargo dengan cara dibakar menggunakan mesin incenerator yang ramah lingkungan.

Selain itu, sambungnya, lokasi untuk tempat pemusnahan juga berada jauh dari pemukiman warga, sehingga pengolahan limbah barang bukti tersebut tidak mengganggu atau merusak ekosistem.

Selain dihadiri Kajari Batam, acara pemusnahan ini dihadiri juga perwakilan dari Pemkot Batam, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Dinas Kesehatan, perwakilan BPOM Kepri, Kepala BNNK Batam, perwakilan dari Polresta Barelang dan sejumlah tamu undangan dari instansi terkait lainnya.(cok)

Share :