FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Kapolda Kalsel Canangkan Penggunaan Batik Sasirangan Bagi Jajarannya

Batik Sasaringan Kalsel ok

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta Karo-Karo mengunjungi pembuatan batik lokal di Banjarmasin. (Sugawa.id)

Sugawa.id– Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta Karo-Karo mencanangkan seluruh pegawai ASN dan polisi di wilayah hukum Polda Kalsel menggunakan pakaian batik Sasirangan setiap hari Jumat. Tujuannya, untuk mengharumkan dan melestarikan budaya lokal Kalimantan Selatan.

“Saya mendukung budaya lokal Batik Kain Sasirangan dengan cara menginstruksikan seluruh anggota khususnya personil Reserse dan Intel dari tingkat Polda, Polres, Polsek hingga Bhabinkamtibmas wajib setiap hari Jumat menggunakan Batik Sasirangan,” kata Nico dalam kunjungan ke tempat Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kampung Sasirangan di Kelurahan Sei Jingah, Kota Banjarmasin, Jumat (16/10/2020).

Jenderal bintang dua ini mengatakan, dengan menggunakan Batik Sasirangan, pastinya istri, anak dan keluarganya pun tentu akan menggunakan Batik Sasirangan. Dalam budaya lokal ini banyak makna yang tersirat pada setiap motif/pola yang ada di Batik Sasirangan, seperti pola kehidupan dalam tanaman, sehingga kita sebagai manusia juga bisa memberikan kegunaan kepada orang lain.

“Saya kira jika Pemerintah Daerah, Polri dan TNI memperhatikan budaya dan UMKM tentunya ekonomi daerah akan meningkat terutama di situasi Pandemi Covid-19 saat ini,” tuturnya.

Selain itu kehadiran Kapolda Kalsel di Kampung Sasirangan ini juga untuk mendorong para Kapolsek dan Kapolres di Jajaran Polda Kalsel untuk perhatian budaya lokal serta meningkatkan kegiatan ekonomi lokal sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian secara keseluruhan.

Tidak hanya Kain Batik Sasirangan saja yang dilihat Kapolda Kalsel, nanti ke depannya orang nomor satu di Polda Kalsel ini juga akan melihat industri makanan kecil seperti ikan yang diawetkan, madu yang dapat memperkuat tubuh dalam menghadapi wabah Virus Covid-19. Pada kunjungan ini Kapoldajuga berkesempatan memberikan tali asih berupa 60 kotak Sembako dan 300 pcs Masker kepada Perwakilan UKM Pengrajin Sasirangan dan Kuliner Kota Banjarmasin. (elo)

Share :