FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Kadinkes Banten Bungkam

Untitled-6

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti saat hendak memasuki gedung pemeriksaan di Kejati Banten. (Foto: Ist)

 

 

Sugawa.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti bungkam  usai diperiksa Kejati Banten terkait dugaan korupsi pengadaan masker senilai Rp1,68 miliar.

Ati yang diperiksa Kamis (27/5/2021) siang keluar dari gedung pemeriksaan Kamis (27/5/2021) malam sekitar  pukul 19:00 WIB.

Tak terlontarkan satu kata pun dari mulut Kadinkes dan dia tak menghiraukan pertanyaan dari awak media yang mencoba mengkonfirmasi. 

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Asep Nana Mulyana membenarkan, bahwa tim penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti.

“Iya (Ati) tadi diminta keterangan oleh teman penyidik, kami akan simpulkan untuk melengkapi bukti perkara,” kata Nana.

Ia berujar, pihak swasta yang menjadi pengadaan barang masker KN95 sebuah perusahaan BTRAM. Selain itu, dugaan korupsi pada pengadaan itu semakin kuat, setelah tim penyidik menemukan adanya dokumen palsu.

“BTRAM (singkatan nama perusahaan). Penyedia barang melakukan tanda kutip ada indikasi pemalsuan dokumen, sehingga kami meyakini betul ini tindak pidana korupisi sebesar Rp1,68 miliar,” jelasnya. 

Diketahui, bahwa penetapan tersangka disematkan kepada dua dari pihak swasta (pengadaan masker) dan satu orang dari pejabat pembuat komitmen (PPK) dari pengguna anggaran atau Dinkes Banten. Mereka ditetapkan tersangka, pasca Kejati mengumpulkan keterangan dan bukti dari saksi serta pihak terkait. (son)

Share :