FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Jembatan Fly Over Bogeg Banten akan Diganti

Jembatan Bogeg (Ilustrasi). Dok Foto : Humas Pemprov Banten.

Sugawa.id – Pemerintah Provinsi Banten merencanakan penggantian Jembatan Bogeg (fly over Jl Syeh Nawawi alBantani di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 68 – Red) dan pembangunan simpang tidak sebidang perlintasan kereta api Bogeg Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

“Tujuannya pergantian jembatan itu agar memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tegas Gubernur Banten Wahidin Halim, Jumat (14/2/2020).

Gubernur menyatakan pekerjaan jembatan itu akan dilakukan secara bertahap. Saat ini tim masih menyusun MoU dan berkoordinasi untuk mengurus perizinan lebih lanjut serta mengajukan perubahan anggaran untuk pondasi bawahnya terlebih dahulu. “Semoga diberi kelancaran,” harapnya.

Kondisi Jembatan Bogeg saat ini, jelas pria yang akrab disapa WH ini, lebarnya hanya 4 meter. Sudah tidak sesuai dengan standar jembatan provinsi. Terjadi bottle neck (penyempitan jalur lalu lintas, red). Rencana pembangunan Jembatan Bogeg yang melintas di atas ruas jalan tol Tangerang-Merak guna mengoptimalkan sarana infrastruktur di Provinsi Banten.

“Selain itu, rencana pembangunan ini juga merupakan bagian dari rencana pengembangan infrastruktur di Kota Serang, khususnya untuk mendukung Kawasan Strategis Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B),” tambahnya.
Dikatakan, Jembatan Bogeg menjadi bagian dari ruas jalan Pakupatan-Palima (Jalan Syech Nawawi alBantani, red). Sesuai Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 620/Kep.420-Huk/2016 ruas jalan tersebut masuk ke dalam wilayah kewenangan jalan Provinsi.

Jalan Syech Nawawi al-Bantani direncanakan bakal memiliki lebar 25 m sampai dengan 40 m. Menggunakan konfigurasi 8/2 D, yakni delapan lajur untuk dua arah dengan lajur cepat dan lambat. Kondisi saat ini, untuk ruas Palima-Boru sudah terbangun penuh dengan lebar 40 m. Sedangkan ruas Pakupatan-Bogeg pada tahun 2019 baru selesai di tahap pembebasan lahan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menargetkan, perizinan pembangunan fly over (jembatan) Bogeg dan simpang susun tidak sebidang perlintasan kereta api Bogeg, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang selesai sebelum APDB Perubahan 2020 disahkan. Saat ini DPUPR Provinsi Banten telah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) proyek ini. (wib)

Share :