FOKUS :

Langkah Polri Tangkap Penimbun Masker di Sejumlah Daerah

Sugawa.id – Maraknya aksi penimbunan masker berhasil dibongkar jajaran kepolisian dalam beberapa hari berselang. Sejumlah kasus penggerebekan pelaku dan pembongkaran...

Banner DUKA CITA SUGAWA

Indeks Demokrasi Banten Berada di Atas Rata-Rata Nasional

rakor kesbangpol ok

Rakor Kesabangpol Digelar di kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Banten. (Humas Pemprov Banten untuk Sugawa.id)

Sugawa.id – Kepala Badan Kesbangpol Ade Ariyanto mengatakan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Provinsi Banten pada tahun 2018 berada dalam level sedang, yakni 73,78. Mengalami kenaikan dibandingkan dengan IDI tahun 2017 yang hanya mencapai 73,72. IDI Provinsi Banten juga berada di atas rata-rata nasional, dimana pada tahun 2018 mencapai 72,39 dan tahun 2017 mencapai 72,11.

“IDI menggambarkan secara kuantitatif tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, IDI juga merupakan ukuran kinerja pemerintahan,” ujar Ade Ariyanto dalam Rapat Koordinasi Pokja Indeks Demokrasi Indonesia di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Banten, Rabu (4/3/2020).

Sementara anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten Ria Mahdia Fitri mendorong Pemprov Banten untuk meningkatkan IDI di Provinsi Banten. Ria meminta pemerintah harus lebih membuka ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berkumpul dan berserikat.

Ria mengatakan tantangan demokrasi di Banten adalah gesekan yang terjadi antar masyarakat. Salah satu contoh saat terjadi pemilihan anggota legislatif lalu. Menurutnya, gesekan tersebut terjadi karena kurangnya pendidikan politik dari pemerintah kepada masyarakat. “Untuk itu, kami ingin mendorong pemerintah, khususnya Badan Kesbangpol untuk lebih memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” tuturnya.

Sekda Provinsi Banten Al-Muktabar menyatakan Pemerintah Provinsi Banten sudah menjalankan demokratisasi dalam berbagai hal. Salah satunya dengan membuka saluran aspirasi dari masyarakat dalam perencanaan pembangunan. “Pemprov selalu menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang),” kata Al-Muktabar.

Sekda menyatakan musrenbang tersebut diselenggarakan secara bottom up dari tingkat kelurahan sampai dengan nasional. Selain itu, ketika masyarakat menyampaikan aspirasi selalu berjalan lancar dan damai. “Ini bukti demokratisasi di Banten berjalan dengan baik,” tandasnya.(wib)

 

 

 

 

 

Share :