FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Gubernur Dapat Penghargaan Pembina HAM, Serang Raih Penghargaan Ketiga

SERANG –Gubernur Banten mendapatkan penghargaan sebagai Pembina Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) sedangkan Pemkab Serang meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) untuk kali ketiga berturut-turut. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12).  

Gubernur Banten Wahidin Halim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap pemerintah pusat yang terus mendorong daerah untuk mewujudkan penegakan dan pemajuan HAM di wilayahnya. “Sebagai Gubernur saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah kabupaten/kota di Banten yang mampu meningkatkan dan mempertahankan penegakan HAM sebagai salah satu komitmen perlindungan dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” kata Wahidin, Rabu (11/12/2019).

Dikatakan dengan diraihnya penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi agar tak henti dan terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang penegakan HAM. “Jangan biarkan masyarakat merasa tak dilindungi atau terabaikan haknya oleh pemerintah,”tegas Wahidin.

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Serang, Sugi Hardono mengatakan, penghargaan yang diraih Pemkab Serang merupakan yang ketiga kali secara berturut-turut sejak 2017. “Semoga dengan penghargaan ini, Kabupaten Serang  dapat membangun daerah di semua bidang dengan senantiasa mengacu pada konsep dasar atas HAM,” kata Sugi Hardono.

Dikatakan, penghargaan yang diraih Pemkab Serang didasarkan pada penilaian terhadap struktur, proses dan hasil capaian kinerja dalam melaksanakan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan kemajuan HAM. Kemudian dalam membina dan mengembangkan pelaksanaan HAM.

“Penilaian didasarkan atas terpenuhinya tujuh kriteria yaitu hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Penghargaan tersebut diberikan  bertepatan dengan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia se-Dunia ke-71 tahun 2019 yang diselenggarakan pada Selasa (10/12/2019). Turut hadir Menteri Kordinator Bidang Politik,Hukum dan HAM Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil selaku tuan rumah. Selain itu, turut hadir juga sejumlah Gubernur, Wali Kota dan Bupati se Indonesia. (wib)

Share :