FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

GOR Kota Depok akan Dirampungkan Tahun Depan

Kondisi GOR Depok ok

Kondisi GOR Depok yang belum rampung pembangunannya. (sugawa.id)

Sugawa.id – Gelanggang Olah Raga (GOR) yang terletak di kawasan Grand Depok City, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, dipastikan akan dirampungkan Pemerintah Kota Depok.

Kabid Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Suwandi mengatakan, bahwa pembangunan GOR Kota Depok masih belum rampung dan rencananya akan diselesaikan pada tahun 2021. “Pembangunan GOR Kota Depok yang dibangun tahun 2019 ialah pembangunan tahap I. Tahap II sampai finishing akan dilaksanakan tahun 2021,” kata Suwandi, Jumat (6/11/2020).

Wandi sapaan akrabnya menuturkan, awal tahun ini GOR Depok yang terletak di kawasan GDC rencananya akan digunakan untuk kegiatan PBVSI Kota Depok, tapi karena pandemi Covid-19 akhirnya batal dilangsungkan.

Ia pun mengakui saat ini kondisi GOR tersebut kelihatannya kumuh lantaran belum finishing. “Pembangunan GOR akan terlihat rapi setelah finalisasi,” ujarnya.

Pembangunan tahap I GOR tahun 2019, kata dia, menghabiskan dana APBD sebesar Rp 18.668.163.000. Anggaran sebesar itu, diakuinya, hanya digunakan untuk pembuatan struktur. “Jadi wajar bangunan belum bagus karena dana yang disiapkan tidak sampai finishing,” ucapnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah dan Aset (BKD-A) Kota Depok Nina Suzana mengungkapkan, GOR dibangun di atas lahan yang memiliki luas 4.000 meter persegi. “Lahan dibebaskan di era pemerintahan Nur Mahmudi Ismail,” kata Nina. Ia menegaskan pembangunan gedung GOR tersebut tidak bisa disebut tak terurus lantaran Pemerintah Kota Depok merancang untuk II tahap.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Depok Khoirul yang dimintai keterangan mengatakan dana APBD Kota Depok sebesar Rp 18.866.163.000,- hanya cukup untuk pembangunan kerangka tiang, lantai, dan atap gedung. “Saya ketua pokja yang memeriksa administrasi proyek itu,” ujarnya. (ter)

Share :