FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Gandeng Baznas, Kalapas Bangkinang Salurkan Zakat Pegawai ke Puluhan Mustahiq

bantuan sembako LP Bangkinang ok

Sejumlah warga terdampak Covid dapat bantuan dari Lapas Bangkinang (sugawa.id) 

Sugawa.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang Sutarno menyerahkan paket sembako dan uang tunai pada puluhan keluarga di halaman Baznas Mart Jl. Sudriman, Bangkinang, Rabu (21/10/2020). Paket sembako dan uang tunai ini merupakan bentuk penyaluran zakat dari para pegawai Lapas Kelas IIA Bangkinang yang telah dikumpulkan pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar.

Pengumpulan zakat oleh pegawai Lapas Kelas IIA Bangkinang melalui Baznas Kampar telah dimulai pasca penandatangan kerjasama pada akhir 2019. Hingga kini secara rutin Lapas Bangkinang terus menjalin koordinasi dengan Baznas Kampar untuk urusan pengumpulan hingga pendistribusian zakat.

Kalapas Bangkinang Sutarno dalam pesannya menyampaikan bahwa Lapas Kelas IIA Bangkinang, baik melalui para pegawai maupun warga binaan, akan terus berupaya hadir memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. “Zakat merupakan salah satu wujud nyata, bahwasanya benar kita peduli dan sadar akan kewajiban, turut serta menyisihkan sebagian harta untuk yang berhak menerima,” katanya.

Sebelumnya dengan didampingi Ketua Baznas Kabupaten Kampar, jajaran pejabat struktural dan para pegawai, Kalapas Bangkinang terjun langsung menyalurkan zakat paket sembako dan uang tunai ke kediaman lima keluarga mustahiq yang berdomisili di area sekitar Lapas Kelas IIA Bangkinang, tepatnya di Desa Ridan Permai dan Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota.

Giat sosial serupa, acapkali dilakukan oleh Kalapas Kelas IIA Bangkinang beserta jajaran, terlebih di era pandemi covid-19. Lapas Kelas IIA Bangkinang turut membagikan masker dan bantuan pangan hasil karya kerja dan budidaya narapidana kepada masyarakat.

“Jangan semata-mata memandang apa yang kita berikan dari perspektif materil, namun hadirnya kita sebagai bagian dari pemerintah ke tengah-tengah masyarakat merupakan suatu bukti bahwa pemerintah peduli, tak tinggal diam serta terus bekerja untuk mengurai segala bentuk permasalahan yang ada,” kata Sutarno. (elo)

Share :