FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Empat Orang Meninggal Akibat Corona di Bekasi

Seorang petugas medis sedang memeriksa pasien. (Nia/sugawa.id) 

Sugawa.id – Empat dari 18 orang warga Kabupaten Bekasi yang positif terjangkit virus corona meninggal. Seorang pasien adalah aparatur sipil negara (ASN) di kementerian.

Juru bicara Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan, jumlah orang yang positif terjangkit virus corona bertambah 4 orang dari 14 orang. Salah satu pasien positif mengidap virus tersebut PNS di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

“Sekarang jadi 18 orang yang positif Corona, empat pasien itu sudah meninggal dunia. 14 pasien ini tengah menjalani medis di rumah sakit di Bandung, Bekasi, dan Jakarta,” kata Alamsyah, Sabtu (28/03/2020).

Alamsyah menyatakan ASN KKP yang positif Corona dan meninggal adalah pegawai BUMN, seorang perawat, dan seorang swasta. “Iya, sebelumnya status mereka semua itu suspect Covid-19. Begitu dikarantina dan menjalani perawatan kondisi tubuh mereka menurun hingga akhirnya meninggal dunia,” paparnya.

Diakui Alamsyah, selain jumlah orang positif corona bertambah, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bekasi pun melonjak. Yakni mencapai 367 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sekarang mencapai 96 orang. Dan untuk menekan serta memetakan sebaran Virus Corona, pihaknya melakukan tes massal sejak Kamis (26/03/2020) lalu.

“Sasarannya orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan, dan tenaga kesehatan yang merupakan kategori A. Untuk kategori B adalah orang yang memiliki interaksi tinggi di masyarakat. Sudah berjalan sejak kemarin sampai sekarang,” ucapnya.

Alamsyah menilai, ada sekitar seribu orang yang diperiksa secara massal baik dengan metode door to door maupun drive thru di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi. Jumlah itu menyesuaikan alokasi alat rapid test corona yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Hasil untuk drive thru semuanya negatif, sedangkan yang door to door akan diumumkan hari ini. Mungkin tunggu data dulu agar semua informasinya akurat,” imbuhnya. (Nia)

Share :