marinir
FOKUS :

 Dimulai, Serbuan Vaksin Covid19 untuk Anak – Anak oleh Marinir

Suasana vaksinasi untuk menangkal Covid 19 kepada anak-anak oleh Marinir. (foto: dispen Kormar)   Sugawa.id – Vaksinasi untuk menangkal Covid...

BACK_BANNER_DOG

Dua Rumah Ambruk Tertimpa Tiang Beton dan Crane Proyek PDAM Tirta Asasta Depok

WhatsApp Image 2021-10-16 at 20.55.36

Rumah ambruk tertimpa tiang-tiang beton dan mobil crane proyek pembongkaran tower milik PDAM Tirta Asasta Depok. (foto: sugawa.id)

 

Sugawa.id – Dua unit rumah ambruk tertimpa tiang-tiang beton dan mobil crane proyek pembongkaran tower milik PDAM Tirta Asasta Depok yang berada di Jalan Mawar Raya RT07/04, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. 

Empat orang terluka, diantaranya seorang bocah berjenis kelamin perempuan terjepit reruntuhan dan baru berhasil di evakuasi selama 6 jam. 

Saksi mata, Ita (40) di lokasi kejadian mengungkapkan, tiang beton dan mobil crane itu ambruk meniban rumah tetangganya sekitar pukul 09.00 Wib. “Kencang sekali getarannya seperti bom,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Ia menuturkan, bahwa tiang beton sudah miring. “Saya liat tiang beton miring nggak lama jatuh dan crane nyusul nimpa rumah Pak Taher,” imbuhnya. 

Terlihat seorang orang minta tolong dengan kepala berdarah karena tertimpa puing rumah yang ambruk. “Saya liat Pak Taher udah berdarah di bagian kepalanya dan teriak minta tolong,” katanya. 

Lurah Depok Jaya, Herman mengatakan, bahwa proyek peningkatan kualitas air pekerjaan PDAM Tirta Asasta Depok rencananya akan ada pengerjaan penurunan tower yang sudah berdiri lebih dahulu dengan kapasitas air 4.000 liter. 

“Tower untuk penampungan air setinggi 30 meter yang sudah berdiri dirombak pekerjaan dengan alasan peningkatan kualitas air diturunkan menjadi 9 meter,” katanya di lokasi kejadian. 

Saat proyek ingin dilangsungkan, sambungnya, sudah dilakukan sosialisasi dengan warga terkait ada proyek pembangunan peningkatan kualitas air PDAM. 

“Kejadian ini merupakan musibah yang tidak diinginkan. Sehingga kita bersabar dan semoga ini cepat berlalu. Kejadian ini sudah kita tindaklanjuti langsung ke PDAM Tirta Asasta Depok, informasi dari pihak PDAM siap bertanggung jawab untuk melakukan ganti rugi baik itu materil dan imateril berupa pengobatan terhadap para korban,” ujarnya. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, R. Gandara Budiana menyebutkan, sebanyak 15 personil diterjunkan untuk membantu evakuasi tubuh korban yang terjepit reruntuhan crane. 

“Peristiwa laporan kecelakaan kerja crane rubuh yang sedang melakukan pekerjaan proyek penurunan tiang beton menimpa dua rumah yang ada di bawahnya hingga menimpa korban luka parah,” ungkapnya. 

Selain empat korban terluka, ada seorang anak berjenis kelamin perempuan. 

“Kita turunkan alat dalam mengevakuasi korban yang terjepit. Proses evakuasi sekuat tenaga dilakukan oleh anggota Damkar,” bilangnya. 

Dari kejadian itu, pihaknya juga meminta bantuan petugas PMI untuk membantu proses penyelamatan korban. 

“Kita harus hati-hati dalam proses evakuasi korban yang terjepit. Kita akan mengangkat tempat tidur untuk dapat evakuasi korban dari yang badan dan bagian lehernya tertimpa beton,

Alhamdulillah sekitar 6 jam evakuasi korban yang terjepit berhasil dan korban dibawa ke RS Mitra Keluarga,” tandasnya. (ter)

Share :